Erabaru.net. Seorang pria Malaysia yang mengaku ‘kehilangan’ iPhone-nya setiap tahun baru-baru ini terbongkar setelah pihak berwenang mengungkap pola penipuannya.

Manajer pemasaran berusia 34 tahun dari Bukit Mertajam di Penang dilaporkan telah membuat laporan palsu bahwa iPhone-nya ‘hilang’ untuk mengklaim uang asuransi.

Menurut Free Malaysia Today, tersangka yang tidak disebutkan namanya telah mengajukan pengaduan palsu sejak 2013. Upaya terbarunya mendapat perhatian para penyelidik setempat pada hari Sabtu lalu.

Tersangka mengajukan laporan yang mengatakan, iPhone XS Max miliknya telah dirampok oleh dua pria dengan sepeda motor di luar rumah ibu mertuanya di dekat Bukit Mertajam. Dalam laporan yang sama, dia juga mengklaim bahwa prampok juga mengambil iPad Pro, laptop MacBook Pro, dan barang berharga lainnya.

Kepala polisi, Nik Ros Nik Abdul Hamid, mengatakan bahwa para petugas yang memproses laporannya menemukan sesuatu yang meragukan ketika mereka memeriksa catatannya.

“Ketika kami melihat latar belakangnya, kami menemukan laporan-laporan polisi sebelumnya, yang semuanya memiliki pola yang sama. Setiap laporan menunjukkan dia kehilangan iPhone, ”kata Nik Ros.

Setelah ditanya, pria itu merasa bahwa dia benar-benar menjual iPhone dan MacBook-nya yang “hilang” di forum lowyat.net situs lokal.

Pria itu mengakui bahwa dia menjual produk Apple di forum dan kemudian melaporkannya sebagai hilang atau dicuri untuk mendapatkan ganti rugi dari asuransi. Menggunakan uang asuransi, dia kemudian akan membeli iPhone baru dan mengulangi perbuatannya.

“Kami pergi ke rumah ibu mertuanya di Kampung Baru, Bukit Mertajam, dan menemukan MacBook Pro-nya, yang dilaporkan dicuri,” kata kepala polisi tersebut.

Pria penipu tersebut mengungkapkan bahwa dia menggunakan platform online untuk menjual iPhone untuk sekitar 5.000 RM (sekitar 17 juta rupiah) dan MacBook-nya untuk sekitar 6.000 RM (sekitar 20 juta rupiah).(yant)

Sumber: nextshark.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular