Erabaru.net. Thomas adalah seorang anak yatim piatu, atau lebih tepatnya anak yang dicampakkan orangtuanya. Sekarang Thomas mengelola sebuah perusahaan kecil yang dibangunnya sendiri.

Menurut pengamatan Thomas, orangtuanya mungkin menjualnya kepada kelompok perdagangan anak sejak dia baru berusia empat atau lima tahun. Kemudian dijual lagi ke daerah tempat dia diadopsi oleh ayah angkatnya saat ini.

Sejak itu, Thomas tinggal bersama ayah angkatnya, namun, dia kerap dipukul oleh ayah angkatnya yang pemabuk.

Saat Thomas duduk di bangku SMP, ayah angkatnya mengalami kecelakaan lalu lintas dan tewas di tempat karena mabuk. Sejak itu, Thomas mendapat bantuan sosial dan dibiayai sampai tumbuh dewasa.

Ada rasa benci dalam hati Thomas,dengan kenangan masa kecilnya yang samar-samar selalu terngiang dalam ingatannya, dia tak habis mengerti mengapa dia dijual.

Dia belajar dengan tekun, dan bekerja keras. Dia akan menunggu sampai dirinya memiliki kemampuan untuk menanyakan hal itu kepada orangtua kandungnya. Namun, setelah memiliki kemampuan itu, Thomas justru tidak ingin mencari tahu keberadaan orangtuanya.

Belakangan, Thomas menikah, istrinya bisa memahami perasaan Thomas setelah Thomas menceritakan tentang masa lalunya. Berkat perhatian Dina, istrinya, berangsur-angsur Thomas mulai merasakan kehangatan keluarga.

Dina pernah menyarankan Thomas untuk mencari tahu keberadaan orangtua kandungnya. Sekarang banyak situs pencarian kerabat atau orang hilang, dan kemungkinan menemukan orang yang dicari juga sangat besar, kata Dina .

Tapi Thomas tidak mau, karena selalu ada sesuatu yang mengganjal batinnya, kebencian yang terpendam dalam hatinya masih terasa. Dina berusaha membujuk dan meyakinkan Thomas, mungkin ada sesuatu yang membuat orangtua kandungnya terpaksa mengambil keputusan itu.

Tapi Thomas menggelengkan kepala, apa pun alasannya, apa mereka bisa merasakan dengan kegetiran yang aku alami selama lebih dari 20 tahun ? Kata Thomas.

Mendengar kekerasan hati Thomas, Dina pun tidak mau memaksanya lagi, tetapi lama kelamaan Thomas merasa sepertinya ada yang tidak beres dengan Dina, pasalnya Dina sering keluar rumah dengan berbagai alasan, dan banyak yang meneleponnya saat pulang.

Hal itu jelas membuat Thomas curiga, namun, istrinya selalu mengelak saat ditanya. Tentu saja Thomas semakin curiga, jangan-jangan istrinya punya selingkuhan di luar.

Setengah tahun kemudian, tanpa sengaja Thomas melihat simpanan sebesar 300 juta di rekening Dina telah raib. Hal itu semakin meyakinkan kecurigaan Thomas. Dia pun mulai menyelidiki istrinya. Dan akhirnya Thomas pun mengetahui hal yang sebenarnya, bahkan menambah 300 juta lagi untuknya.

Ternyata, sejak usulnya ditolak mentah-mentah oleh Thomas, Dina pun mulai mencari tahu keberadaan orangtua kandung Thomas tanpa sepengetahuannya.

Pencarian istrinya membuahkan hasil, orangtua kandung Thomas berhasil ditemukan, namun hidup terlunta-lunta, akhirnya istrinya menghabiskan semua simpanan uangnya untuk mereka.

Selain itu, Thomas juga baru tahu, ternyata orangtua kandungnya tidak menjualnya kala itu, tetapi menitipkan sebentar kepada temannya, tapi siapa sangka, temannya itu ternyata komplotan perdagangan manusia.

Mereka juga telah berusaha mencari Thomas selama bertahun-tahun, bahkan sampai semua simpanan juga habis.

Setelah mengatahui hal yang sebenarnya, perasaan Thomas pun menjadi tidak menentu antara marah, senang, sedih, benci atau terharu. Dia hanya menitipkan uang pada istrinya untuk mengurus kedua orangtua kandungnya itu.

Namun, Thomas sendiri tetap saja tidak bersedia menemui kedua orangtua kandungnya. Karena masih terbelenggu oleh bayangan kelam masa lalunya. Menurut Thomas, bagaimana pun juga orangtuanya tidak seharusnya menitipkannya kepada orang lain! Sementara itu, Dina merasa Thomas seharusnya memaafkan mereka.

Bagaimana menurut teman-teman, apakah aku harus memaafkan mereka ? (jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular