Erabaru.net. Ayam jantan akan berkokok saat fajar mulai menyingsing. Di masa lalu, seekor ayam jantan yang berkokok di tengah malam, biasanya akan dianggap sebagai pertanda buruk, namun, tidak semua orang yakin bahwa hal itu benar.

Selama masa kekacauan pada periode Dinasti Jin Barat, hiduplah seorang pemuda bernama Zuti. Peperangan telah memaksa para bangsawan Jin untuk pergi dari Ibu Kota di Utara ke Selatan. Melihat hal ini, Zuti memantapkan diri bahwa suatu hari dia akan mengusir musuh dan merebut kembali negaranya.

Ilustrasi. Kredit: sinaimg.cn

Pada suatu malam yang sangat larut, Zuti dan temannya tiba-tiba terbangun oleh suara ayam jantan yang berkokok dengan keras. Mereka memutuskan untuk memandang hal ini sebagai inspirasi, berpikir bahwa “Ini adalah panggilan yang mendorong kita untuk bangun lebih awal, untuk berlatih Kung Fu supaya kita bisa bertambah kuat dan merebut kembali negeri kita!”

Sejak hari itu, mereka akan bangun saat ayam jantan berkokok, dengan rajin berlatih beladiri setiap hari. Seiring berlalunya waktu, keterampilan mereka meningkat dengan pesat, dan keduanya kemudian menjadi jenderal besar. Zuti menjadi ahli, baik pada pena maupun pedang.

Ilustrasi. Kredit: freesoundslibrary.com

Jika kita melihat dengan lebih seksama pada idiom Tiongkok 聞雞起舞 (wén jī qǐ wǔ), 聞 (wén) berarti mendengarkan. 雞 (jī) adalah simbol zodiak tahun ini: Ayam jantan. 起 (qǐ) berarti bangun, dan 舞 (wǔ) berarti menari. Karakter untuk seni beladiri 武 (wǔ) berasal dari karakter menari 舞 (wǔ), jadi dalam konteks idiom kuno ini, kata tersebut juga bisa diartikan sebagai berlatih Kung Fu.

Jadi, sudah siapkah kita untuk wén jī qǐ wǔ dalam kehidupan ini? (jul)

Sumber: facebook/ShenYunID

VIDEO REKOMENDASI

Era Baru

Share

Video Popular