- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Jembatan Padang – Bukittinggi yang Ambruk Dipasangi dengan Jembatan Rangka Baja Sementara

Erabaru.net. Jembatan yang menghubungkan Padang-Bukittinggi di Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11, Padang Pariaman, Sumatera Barat ambruk akibat Sungai Batang Ulakan meluap setelah diguyur hujan lebat pada Senin(10/12/2018). Kini keberadaannya sudah ditangani dan sedang dibangun dengan jembatan sementara.

“Saat ini sudah dilakukan pemasangan jembatan sementara sepanjang 36 meter dengan tiap panel memiliki panjang 3 meter dan ditargetkan selesai dalam waktu 5-7 hari,” kata Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto dalam berita Kemen PUPR.

Menurut KemenPUPR, paralel dengan pembangunan jembatan sementara dibangun Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III Padang. Kini tengah disiapkan desain jembatan permanen, penyiapan anggaran dan dokumen lelang sehingga bisa segera ditenderkan. 

[1]
Perbaikan jembatan Padang-Bukitinggi (Dok Kemen PUPR)

Sugiyartanto mengatakan biaya pembangunan jembatan permanen diperkirakan sekitar Rp 10 miliar. Pada Februari 2019 mendatang ditargetkan selesai tender dan sudah didapat pemenang lelangnya.

“Bulan Maret akan dimulai pembangunan dan Bulan September atau Oktober 2019 jembatan permanen sudah bisa digunakan,” tambahanya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan jembatan ini sangat penting karena jalur ke Bukittinggi, Batusangkar, Payakumbuh, dan 50 Kota. Bahkan, jalan menuju ke Provinsi Riau dan menyambungkan kepada beberapa kabupaten kota lain. Tentunya, sebagai jalur distribusi dan logistik pangan.

Menurut Irwan, apabila jembatan darurat sudah selesai, diharapkan kepada masyarakat agar digunakan untuk perjalanan dari Kota Padang menuju Bukittinggi. Sebaliknya masyarakat dari Bukittinggi menuju Padang bisa melewati Jalan Malalak-Sicincin.

[2]
Jembatan Padang-Bukitinggi Ambruk (Foto : Dok Kemen PUPR)

Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, E Rahman kepada Antara mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Jalan karena menyangkut dengan jalan negara akibat putus jalan Padang-Bukitinggi. Selain itu, BPBD Sumbar turut berkoordinasi dengan Dinas PU Sumbar, BPBD Padang Pariaman dan Tanah Datar.

Menurut BPBD Sumbar, Jembatan ini ambruk pada Senimn (10/12/2018) pukul 18.30 WIB. Terputusnya jembatan ini, membuat arus lalu lintas jalan utama Padang-Bukittinggi tak bisa dilewati oleh kendaraan. (asr)