Erabaru.net. “Saya tidak pernah langsung mengatakan kepada pasien ‘Gigi Anda harus di-implan!’” Kata seorang dokter gigi di sebuah klinik gigi.

Dokter gigi itu adalah Yang Yimu, saat ini dia menjabat sebagai kepala Klinik Gigi Kangfu di Taipei City, Taiwan.

Pada tahun 2009 silam, dia terpilih sebagai salah satu dokter terbaik versi majalah BusinessWeek. Selain itu, dia juga dipilih oleh hampir 40.000 netizen sebagai dokter gigi terbaik pertama di situs health.businessweekly.com

Selain dijuluki “Tangan Dewa” di kalangan medis karena tidak akan terasa nyeri saat disuntik obat bius, Yang Yimu juga memiliki keunikan lain: Tidak akan serta merta meminta pasien implan gigi.

Menurut statistik, pasien yang implant gigi di Taiwan mencapai lebih dari 300.000 orang setiap tahun, dan tingkat implant gigi diklaim sebagai yang tertinggi di dunia.

Biaya implan gigi dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Biaya implan gigi buatan yang tinggi merupakan poin utama manajemen berbagai klinik gigi besar saat ini. Tetapi tidak dengan dokter gigi Yang Yimu, dia tidak akan serta merta membantu pasien mengimplan gigi, bahkan dia tetap tidak akan mengimplan gigi pasien meski pasien bersedia membayar puluhan juta rupiah.

Dia akan menggantinya dengan perawatan saluran akar gigi dengan Cost-Performance ratio yang relatif lebih rendah.

Apa alasan yang membuat Yang Yimu selalu ragu untuk implant gigi?

Dokter dari kelompok pertama yang mempelajari implan gigi, tetapi tidak mau dengan mudahnya mengimplan gigi pasein, alasannya.

Taiwan mulai memperkenalkan teknologi implan gigi pada tahun 2000. Dan Yang Yimu adalah dokter pertama yang mempelajari implan gigi ketika itu, namun, dia merasa ragu dan bimbang setelah menyelesaikan studinya.

Bukan hanya bergelar dokter gigi, Yang Yimu juga pernah ke Nanjing University of Chinese Medicine dan mendapatkan gelar Doctor of Oriental Medicine.

Menurutnya, gigi manusia itu saling berhubungan dengan organ tubuh. Tubuh manusia memiliki gelombang otak, electrocardiograms, dan electromyograms, artinya tubuh manusia memiliki medan listrik alami.

Coba bayangkan, sebuah benda logam ditanamkan ke soket gigi, kemungkinan dapat berdampak pada tubuh manusia. Perkembangan implan gigi telah ada sekitar 50 tahun, dan itu masih merupakan teknologi baru dalam kedokteran.

Masih banyak dampaknya yang belum diketahui pada tubuh manusia. Oleh karena itu, Yang Yimu lebih suka bertahan dengan sikapnya.

Menurut Yang Yimu, bahwa implan adalah pilihan yang baik untuk orang-orang yang tidak memiliki gigi, tetapi masalahnya adalah banyak pasien sebenarnya tidak memerlukan implan, cukup dengan perawatan saluran akar gigi.

“Sebagai contoh, jika kedua akar giginya rusak satu, maka saya akan memangkas setengahnya yang rusak itu untuk membuat Dental Bridge atau jembatan penghubung ! Akar gigi sangat kuat, jadi, mengapa kita tidak menggunakan akarnya untuk implan, apalagi bisa menghemat puluhan juta, bukankah begitu !”kata dokter Yang Yimu menjelaskan.

Sampai pada tahun 2012, di bawah tekanan berulang dan permohonan pasien, Yang Yimu baru mulai selektif, membantu pasien yang sesuai dengan kondisi.

“Jika pasien benar-benar membutuhkan, dan tidak ada cara lain lagi, saya baru akan melakukan implan untuknya. Tapi saya tidak akan pernah langsung mengatakan pada pasien : Anda harus implan!” katanya.

Selain peduli pada pasien, dia juga tidak mau pasien sia-sia menghamburkan uangnya.

“Sebenarnya dokter mulai menanggung banyak risiko setelah menanamkan gigi pasien, karena jika hasil implan tidak memuaskan, dia yang akan disalahkan bukan pasien.

“Saya juga tidak menganjurkan orang-orang bekerja shift malam untuk implan gigi, karena energi panas dalam tubuh pada malam hari sangat tinggi, rongga tenggorokan akan memancarkan bau tak sedap setiap saat!”

Pahami 2 poin ini dalam memilih klinik gigi

Saat memilih klinik gigi adalah, Pertama, perhatikan apakah dia (dokter) benar-benar menjelaskan apa yang kamu butuhkan. Sebagai contoh : “Dok, gigi bolong saya ini perlu ditambal gak ya?”

Dokter itu langsung bilang harus dicabut, tidak mendengarkan dulu pertanyaanmu atau konsultasi, dia langsung mengarahkan pada apa yang ingin dia lakukan, jika dokternya seperti ini, itu jelas bukan dokter yang baik!”

Kedua, bila perlu konsultasikan ke beberapa klinik. Jangan terkecoh oleh satu klinik! Jika bertemu dengan dua dokter yang mengatakan bahwa gigi Anda tidak perlu dicabut, maka klinik pertama yang ingin gigi Anda dicabut itu jelas mecurigakan.”kata dokter Yang Yimu.

“Bagi pasien yang ingin implan gigi, membandingkan-bandingkan dulu beberapa kilik gigi itu jelas lebih baik dan perlu.” ujar sang dokter sambil tersenyum.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular