Erabaru.net. Ketika makan di luar, mungkin terkadang Anda akan menghadapi beberapa hal yang mengganggu suasana makan. Sebagai contoh, anak-anak yang berlari-lari semaunya di sekitar meja makan, atau berteriak keras dan kenakalan lainnya, tetapi ada sebagian orangtua si anak seakan membiarkannya, tidak ada maksud untuk menghentikannya.

Hal ini benar-benar sangat mengganggu kenyamanan orang untuk makan, selera makan pun hilang, karena emosi yang mulai naik ke ubun-ubun, lalu terjadilah pertikaian, baik dengan anak sendiri atau orang lain, atau terjadi hal yang tak terduga lainnya.

Namun, bagaimana tanggapan Anda sebagai pelanggan jika restoran menerapkan aturan “anak-anak dilarang masuk”, dengan maksud untuk menjaga kualitas dan suasana nyaman, apakah mendukung atau menentangnya?

Fabian Prioux, pemilik restoran dari Peancis yang membuka resto burger tahun lalu di Selandia Baru, tiba-tiba menerapkan aturan baru “anak-anak di bawah usia 12 tahun dilarang masuk, dan Anak-anak yang berusia antara 12 hingga 18 tahun harus ditemani oleh orangtua mereka”.

Aturan baru itu berlaku tanpa batas waktu. Langkah ini telah menarik perhatian luas, dan pembicaraan hangat masyarakat. Terkait kebijakan manajemen Fabian, ada yang mendukung, ada juga yang tak habis mengerti.

“Saya pikir lebih dari 80% anak-anak tidak bisa mengikuti tata kerama paling dasar di atas meja makan. Sejak pembukaan restoran sampai sekarang, perilaku anak-anak yang berlebihan dan ketidakpedulian orangtua telah menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas di restoran.

“Bukannya saya tidak menyukai anak-anak. Sebenarnya, peran paling penting adalah orangtua anak itu sendiri! Kecuali memiliki pendidikan yang kuat tentang etika, kalau tidak saya tidak akan mempertimbangkan untuk membatalkan keputusan ini,” kata Fabian memberi penjelasan.

Sementara itu di sebuah restoran Italia di North Carolina, AS, juga menerapkan kebijakan yang sama, melarang anak-anak di bawah usia lima tahun masuk ke restoran.

Pemilik restoran Pasquale Caruso mengatakan,: “Meskipun banyak pelanggan yang mengeluh dan mengecam, namun, pada kenyataannya, efisiensi kerja, suasana lingkungan restoran dan kualitas meningkat drastis, dan penjualan bukannya menurun, justru meningkat! Jadi saya pribadi berpikir ini sangat layak.”

Demikian juga dengan Flynn’s Restaurant di Queensland, Australia, yang khusus menyediakan hidangan ala Italia dan Perancis.

Pemiliknya beralasan bahwa untuk menciptakan lingkungan makan yang nyaman menyenangkan, dia juga menerapkan kebijakan melarang pengunjung anak kecil berusia 7 tahun ke bawah.

Sang pemilik, Liam Flynn mengatakan, bahwa restonya pernah mengalami kejadian tak menyenangkan dengan tamu anak kecil. Suatu hari anak 2 tahun bersantap di restorannya namun tidak bisa makan dengan tenang. Ia malah berteriak kencang selama 10 menit lebih.

Dan “Deep Blue Cafe” toko di Taiwan, yang terkenal dengan Louis vuitton “Gold Thousand Layer Cake”-nya juga menolak tokonya dimasuki anak-anak di bawah usia 12 tahun karena banyaknya sudut dalam toko dan produk kacanya.

Pihak toko juga mengumumkan peraturan ini di situs resminya. Karena peraturannya ini, sehingga memicu ketidakpuasan banyak orangtua, dan situsnya menjadi sasaran kecaman, mereka mengklik banyak satu bintang di kolom halaman penggemar di situs resminya sebagai bentuk protes dan kritik, namun, cukup banyak juga pelanggan yang meningglkan pesan yang positif. Tapi untungnya, badai itu telah berlalu.

Tidak peduli apa pun jenis kebijakannya, operasional restoran itu ada sisi baik dan buruknya, dan itu akan memberi penilaian positif dan negatif. Tetapi selama kita melihatnya secara rasional dan menghormati satu sama lain, itu tidaklah seserius yang dipikirkan orang-orang.

Orangtua yang bersikeras membawa serta anak-anaknya bisa memilih untuk makan di tempat lain ; Mereka yang tidak suka dengan anak-anak yang berisik juga tidak perlu gusar.

Etiket dasar itu sangat penting, sebagai orangtua, Anda harus menjadi teladan dengan memberi contoh dan disiplin yang benar, sehingga bisa menjaga suasana makan yang menyenangkan!(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular