Erabaru.net. Bangsa Jepang sangat terkenal sebagai bangsa pekerja keras dan disiplin. Mereka mencurahkan segenap perhatian dan komitmennya untuk pekerjaan. Tidak heran jika kualitas hasil pekerjaannya diakui sangat tinggi. Karena itulah, mereka menjadi negara terkemuka dalam bidang industri dan perdagangan walaupun sumber daya alamnya terbatas.

Semangat atau etos kerja bangsa Jepang dikenal sangat tinggi, hal ini tidak lepas dari beberapa prinsip yang dipegang teguh oleh mereka dalam bekerja.

Setiap selesai pertandingan, mereka tidak langsung pergi, tetapi membersihkan bangku stadion, mengumpulkan botol plastik dan sampah lainnya.

Orang-orang bisa menyaksikan keteguhan mereka. Membersihkan stadion adalah tradisi masyarakat Jepang penggemar bola. Sebenarnya banyak hal yang layak kita pelajari dalam budaya bangsa Jepang.

1. Mematuhi aturan

Jepang dikenal sebagai negara paling tertib di dunia. Masyarakat Jepang tidak akan berdesak-desakan di tempat-tempat umum, meski ada ratusan orang yang sedang menunggu kereta atau bus, suasana antri juga tampak tertib dan tidak akan terlihat saling serobot. Mereka akan secara insiatif berbaris dan menghormati ruang orang lain.

2. Peduli terhadap lingkungan

Sistem pembuangan sampah Jepang sangat mutahir, klasifikasi sampah sangat ketat. Misalnya, botol plastik, dari kertas kemasan, tutup botol hingga botolnya harus dibuang secara terpisah ke dalam kotak sampah yang berbeda.

Bangsa Jepang telah dididik untuk memperhatikan perlindungan lingkungan sejak kecil. Umumnya tidak ada petugas kebersihan di Jepang. Masyarakat setempat akan secara sadar membersihkan jalan di sekitar tempat tinggal mereka, menjaga lingkungan tetap bersih dan rapi.

3. Mengutamakan keharmonisan dan persatuan

Nilai universal masyarakat Jepang adalah “harmoni”, yaitu persatuan dalam keharmonisan. Ini merupakan prinsip bangsa Jepang dalam pergaulan sosial hingga pada kehidupan sehari-hari. Tampak dalam gambar para staf sedang menata gelas dengan rapi di atas meja agar terlihat lebih serasi.

4. Bertanggung jawab

Masyarakat Jepang bekerja serius dan bertanggung jawab. Misalnya “Tunjuk-sebut” yakni prosedur keselamatan kerja untuk menghindari kesalahan dengan menunjuk indikator penting sembari menyebutkan statusnya. Untuk memastikan keselamatan penumpang, staf kereta harus mengarahkan jari ke bagian yang akan diperiksa, operasional ini dapat mengurangi timbulnya kesalahan.

5. Tidak peduli dengan pandangan orang lain

Di sela-sela pekerjaan mereka, masyarakat Jepang juga tahu cara menikmati hidup. Cosplay dan KTV ini semuanya berasal dari Jepang.

6. Santun dan beretika

Jepang adalah negara yang menjunjung tinggi tata krama. Masyarakat Jepang mematuhi tata krama dari bahasa hingga hal-hal kecil dalam kehidupan mereka sehari-hari. Mereka menghormati orang lain dan menempatkan orang lain di tempat pertama.

7. Adab makan

Bangsa Jepang memiliki adab atau tradisi makan yang kental, misalnya minum teh hijau harus dikombinasikan dengan wagashi (Istilah bahasa Jepang untuk kue dan permen tradisional Jepang). Wagashi-wagashi itu dibuat sangat menarik dan terlihat seperti karya seni. Mereka menggunakan bahan musiman untuk membuat wagashi musiman.

8. Meluangkan waktu untuk meningkatkan kualitas diri

Bangsa Jepang memiliki konsep manajemen yang disebut “Kaizen”, mengacu pada perbaikan berkesinambungan secara bertahap. Filsafat Kaizen berpandangan bahwa hidup hendaknya fokus pada upaya perbaikan terus-menerus. Sasaran akhir Kaizen adalah tercapainya kualitas, sehingga pada praktiknya Kaizen menempatkan kualitas pada prioritas tertinggi.

9. Memanfaatkan sepenuhnya sesuatu yang ada

Orang Jepang sangat berpengalaman dalam pemanfaatan ruang secara efektif. Area perumahan masyarakat Jepang tidak luas, tetapi sangat nyaman di tempati, yang dikenal dengan istilah “Meski kecil tapi lengkap”.

10. Wabi-sabi (Menemukan keindahan)

Inti dari estetika Jepang “Wabi-Sabi” (Keindahan dalam kekurangan) adalah menerima ketidaksempurnaan. Jepang telah mewarisi teknik perbaikan keramik atau benda pecah belah dengan pernis khusus yang dicampur dengan emas, perak, atau platina yang dikenal “Kintsugi”. Mereka akan memperbaiki barang keramik yang retak, pecah dengan cara yang lebih elegan dan estetik.

11. Peduli

Banyak kafe kucing di Jepang, pekerja kantor yang sibuk dan tidak sempat untuk memelihara hewan peliharaan bisa berkunjung ke kafe ini untuk santai sejenak mengendurkan urat saraf yang tegang. Membiarkan kucing liar menjadi salah satu anggota keluarga di kafe kucing, tidak hanya dapat menghibur, tetapi juga memberi mereka tempat tinggal yang nyaman.

12. Berbagai penemuan canggih membuat hidup semakin nyaman

Penemuan dan kreatifitas bangsa Jepang membuat orang berdecak kagum, mulai dari robot yang berfungsi sebagai karyawan hingga kacamata yang membantu memberikan obat tetes mata, membuat hidup menjadi lebih nyaman.

13. Makan sehat

Bangsa Jepang merupakan masyarakat yang memiliki usia terpanjang di dunia. Gaya hidup sehat dan diet seimbang membuat hidup mereka lebih lama. Ikan segar, makanan laut, sayuran, ganggang, dan nasi memainkan peran penting dalam pola makan sehat masyarakat Jepang.

14. Menghormati orang tua

Setiap Senin minggu ketiga September adalah hari untuk menghormati para orang tua di Jepang yang dikenal Keiro No Hi dalam bahasa Jepang. Jepang memiliki tradisi dalam menghormati orang tua yang sudah lanjut usia. Tampak dalam gambar staf stasiun sedang membantu seorang nenek yang menunggu kedatangan kereta.

15. Rekreasi

Bunga sakura yang paling representatif di Jepang melambangkan keindahan dan singkatnya kehidupan. Bunga sakura bersemi cerah dan singkat. Setiap tahun pada musim seperti ini, orang-orang akan rekreasi sejenak bersantai di bawah pohon sakura.

Banyak hal yang layak kita pelajari dari bangsa Jepang, dan manakah yang paling menarik menurut Anda?(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular