Erabaru.net. Bicara tentang toilet umum, persepsi orang-orang pasti sama, yakni kotor, bau, tidak sehat.

Selain toilet di pusat perbelanjaan yang selalu dibersihkan secara rutin oleh petugas kebersihan, tempat-tempat lain seperti restoran cepat saji, taman, stasiun dan semacamnya, di mana karena banyaknya orang yang menggunakan, sehingga tidak sempat dibersihkan atau hanya dibersihkan secara berkala.

Aroma tak sedap dan kotornya di toilet seperti itu membuat orang-orang, terutama kaum wanita kalau bisa menahannya sampai saat pulang ke rumah, sedangkan bagi mereka yang tidak tahan, terpaksa ke toilet, anggap saja tidak melihat apa pun.

(Foto: Video screenshot)

Karena itu, banyak wisatawan senang bepergian ke Jepang. Selain pemandangannya yang indah dan kehangatan masyarakat, toilet umum juga menjadi salah satu daya tariknya..

Kebersihan toilet umum di Jepang adalah yang kedua, tidak ada negara yang berani mengklaim sebagai yang pertama!

Bangsa Jepang berusaha keras untuk menjadi yang terbaik bahkan sempurna dalam segala bidang, indeks kebersihan telah melampaui standar yang memuaskan masyarakat.

Desain perkotaan bahkan suasana nyaman masyarakat saat ke toilet juga dipertimbangkan secara detail, untuk memastikan orang-orang merasa nyaman saat keluar dari toilet seusai membuang hajatnya

(Foto: Video screenshot)

Mari kita lihat pondok kaca yang dirancang di taman ini. Ada toilet , wastafel, kertas toilet, dan cermin. Benar, Anda tidak salah lihat. Pondok kaca itu adalah toilet umum yang terbuat dari kaca transparan!

Awalnya, itu adalah toilet umum yang terletak di Kota Ichihara, Prefektur Chiba, Jepang. Toilet umum yang berada di dekat stasiun kereta api (Itabu) itu dirancang oleh arsitek Sou Fujimoto untuk mempromosikan pariwisata lokal.

(Foto: Facebook)

Tak disangka arsitek Sou Fujimoto yang kreatif itu membangun toilet umum dari kaca yang sepenuhnya transparan.

Langkah itu dilakukan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Toilet tersebut dibangun di sebuah lapangan terbuka seluas 200 m2 dengan panjang dan lebar 2 meter dan tinggi sekitar 3 meter dengan kaca yang transparan dan dikelilingi oleh bunga-bunga

Jika tidak terburu-buru, Anda bisa masuk ke dalam gerbang dengan menapaki jalan berbatu dan menikmati panorama di dalamnya.

Karena dibuat dengan kaca yang transparan, maka toilet ini juga menyediakan tirai apabila penggunanya merasa tidak nyaman dengan rancangan yang serba transparan itu.

(Foto: Facebook)

Namun, toilet ini hanya khusus untuk kaum perempuan. Kota Ichihara terus berupaya untuk mendatangkan wisatawan sebagai pemasukan untuk daerah tersebut.

Pagar kayu dalam toilet tersebut adalah tirai pelindung lapisan pertama yang dirancang Sou Fujimoto. Setelah masuk ke toilet, sensor berteknologi tinggi di dalamnya akan aktif, dan kaca transparan akan ditutup dengan selapisan tirai dalam waktu 35 detik, membuatnya tak kelihatan, dan tidak akan terlihat dari luar.

Namun, jika pengguna tidak bergerak dalam 35 detik, sensor akan mati secara otomatis dan kaca akan kembali transparans.

(Foto: Facebook)

Ya, jika orang yang memakai toilet tidak ada gerakan apa pun di dalamnya, maka dia akan terlihat jelas setelah 35 detik!

Menurut kabar, bahwa ada seorang wanita yang berada di toilet selama lebih dari 35 detik karena sakit perut, dan kemudian terjadilah hal yang membuatnya malu dan serba salah, pasalnya toilet itu menjadi transparan kembali dan wanita di dalam toilet itu pun terlihat jelas !

“Sensor dapat mendeteksi gerakan halus, toilet itu sangat praktis dan nyaman selama digunakan secara normal. Jadi, jangan malu-malu, silahkan gunakan semestinya” kata Eichi Kirikae, salah satu karyawan di Departemen Pariwisata di Ichihara.

(Foto: Facebook)

Namun, toilet tersebut juga menyediakan tirai apabila penggunanya merasa tidak nyaman dengan toilet yang transparan itu.

Kota di Prefektur Chiba itu disebut-sebut sebagai tempat yang baik untuk menikmati bunga sakura, dan jika kebetulan berkunjung ke kota itu, Anda bisa sekalian merasakan sejenak sensasi toilet transparan di sana.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular