Erabaru.net. Pada saat mereka untuk pertama kalinya menggunakan ponsel, mereka duduk di bus yang terpisah. Johan mendapatkan pesan pendek dari Devi: “Say, aku rindu padamu.” Ini adalah komunikasi mereka yang pertama sejak membeli ponsel.

Setelah lama berlalu, Johan tampak enggan menghapus kalimat ini – dan itu adalah kenangan bertahun-tahun silam, ketika itu mereka masih dimabuk asmara yang menggebu-gebu.

Pada saat itu, mereka tinggal di dua kota yang berbeda, dan jarang bersama. SMS pun menjadi cara utama mereka untuk memadu kasih, melepas rindu.

Ilustrasi.

Suatu malam, saat waktu untuk melepas rindu yang telah dijanjikan sebelumnya, Johan telah mengirim pesan pendek secara berulang, tapi tidak dibalas, dan ponselnya juga tidak diangkat saat dihubungi.

Dia pun menjadi risau, lalu segera mengenakan jaket, dan bergegas ke tempat tinggal Devi. Ternyata dia sedang mencuci pakaian, dan suara percikan air itu menutupi desahan cintanya.

Melihat itu, Johan pun lega, sementara Devi diam seribu bahasa saking tersentuhnya dengan kecemasan Johan.

Ilustrasi.

Tak lama kemudian, mereka menikah. Dari pasangan kekasih menjadi sepasang suami istri, tapi mereka masih saling mengirim pesan pendek, hanya saja menjadi sederhana dan monoton tanpa bumbu asmara seperti masa pacaran.

“Di mana sekarang?”

“Tunggu di mobil.”

“Sepuluh menit.”

Banyak pesan pendek di ponsel johan, tapi sms dari istrinya yang dihapus terlebih dahulu.

Mereka telah hidup bersama selama delapan tahun, tapi asmara yang dulunya bergelora telah lama menjadi hambar, setidaknya, begitulah pikiran Johan.

Kebetulan pada saat demikian, seorang wanita bernama Pretty hadir dalam kehidupannya, dan mereka pun menjalin hubungan dekat.

Akhirnya, suatu malam, Johan dan Pretty bertemu di hotel. Pretty tampak sangat nurut, dan hasrat Johan pun terpenuhi tanpa harus bersusah payah.

Tengah malam, Johan meninggalkan hotel dengan senyum puas. Tiba-tiba terlintas dalam pikirannya untuk menguji Pretty sejenak : “Apakah Pretty benar-benar mencintainya?”

Lalu, Johan menghentikan mobilnya dan mengirim pesan pendek kepada Pretty :

“Mobilku tabrakan dengan mobil orang lain, di persimpangan XX, kamu segera ke sini ya !” Demikian bunyi sms Johan.

Namun, setelah lama ditunggu-tunggu, Johan tidak mendapatkan kabar apa pun, kemudian dia mengirim lagi, tapi tidak ada jawaban juga.

Ilustrasi.

Lalu, dengan kesal dia menghidupkan mesin mobil dan siap meninggalkan tempat itu. Tepat pada saat itu, sebuah taksi berhenti di depannya diiringi derit ban mobil yang direm dengan pijakan penuh, dan tampak seorang wanita dengan pakaian kusut buru-buru melompat keluar dari dalam taksi.

Tapi, tak disangka, ternyata itu adalah Devi, isterinya. Dia tercengang sejenak, lalu buru-buru mengecek ponselnya, ternyata sms kedua terkirim ke istrinya secara tidak sengaja, sementara sms yang pertama memang tidak salah dikirim ke Pretty.

Dia membanting pintu mobilnya: “Bagaimana keadaanmu, tidak apa-apa kan ?” tanya istrinya cemas.

“Aku baik-baik saja, hanya kecelakaan kecil,” kata Johan sambil memeluk erat istrinya yang tampak gelisah dalam pelukannya.

Mobilnya bergerak melaju perlahan di jalan raya di bawah temaran lampu yang bersinar terang.

Tiba-tiba terbayang sebuah pribahasa di benaknya: “Jauh di mata dekat di hati.”

Ya, orang yang benar-benar mencintaimu selalu berada di dekatmu sekali pun dia jauh di ujung sana; sebaliknya orang yang tidak mencintaimu selalu jauh darimu meski pun dekat di depan mata.

Kemudian dia teringat saat bergegas ke rumah kontrakan Devi, delapan tahun silam pada larut malam ketika itu, dan tanpa sadar air matanya pun berlinang saat mengenang kembali masa-masa itu, sementaraa Devi telah terlelap di pundaknya.

Ilustrasi.

Pasutri yang ingin selalu bersama seumur hidup, perasaan masing-masing pasti akan berbeda dengan masa-masa di saat pacaran, tetapi cinta yang telah teruji akan lebih langgeng dan tak tergoyahkan.

Istri adalah sosok orang yang paling peduli dan perhatian pada suaminya, dan sebaliknya …..Anda bisa menilainya sendiri.

Bagikan kisah ini dan ingatkan diri Anda juga orang-orang terdekat Anda: Hargailah belahan jiwa Anda.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular