Erabaru.net. Apa rencana Anda setelah pensiun? Pada usia 70, seorang nenek keren di Singapura tiba-tiba memutuskan untuk bekerja di McDonald’s dan menjadi salah satu karyawan McDonald tertua di dunia pada saat dia berusia 90 tahun.

Kisahnya sebagai karyawan di McDonald dimulai pada 1988 hingga dia jatuh sakit dan lemah Oktober lalu.

Dicintai oleh anak-anak dan cucu-cucunya, dia membuat keluarganya heran ketika dia mengatakan kepada mereka bahwa dia terlalu bosan untuk tinggal di rumah. Dia berumur 70 tahun pada saat itu.

Tan, salah satu putra Nenek Goh mengatakan kepada Wanbao, “Kami ingin dia tinggal di rumah dan menikmati hidup pada awalnya, tetapi dia berkata bahwa dia bosan di rumah dan bisa berbicara dengan nenek-nenek lain di McDonald’s.”

Itu adalah pekerjaan pertama Nenek Goh setelah puluhan tahun menjadi ibu rumah tangga. Dia dulunya adalah pembantu keluarga Inggris selama tahun 50-an dan 60-an.

“Ibu sangat menghargai kemampuannya untuk bekerja secara mandiri, dan dia tidak meminta uang dari anak-anaknya,” kata Tan. “Dia juga menyimpan sertifikat dan hadiah yang didapatnya dari pekerjaan dengan hati-hati dan memperlakukannya seperti harta karun.”

Dalam sebuah wawancara dengan Straits Times dua tahun lalu, mendiang Nenek Goh mengatakan bahwa dia tidak mengalami kesulitan mengambil keterampilan baru dan dengan cepat mahir dalam mempersiapkan segala sesuatu di menu.

“Rekan-rekan saya membantu saya ketika mereka melihat saya membawa barang-barang berat atau ketika saya tidak bisa mengikuti perintah,” katanya.

Seiring waktu berlalu, Nenek Goh mulai mendapatkan perhatian dari media lokal dan asing.

Meskipun dia relatif lebih tua dari rekan-rekannya, Nenek Goh sering dipuji karena kinerja dan layanan pelanggan yang luar biasa.

Sayangnya, Nenek Goh didiagnosis menderita kanker lambung stadium 3 dan meninggal awal tahun ini pada 22 Januari.

Sebelum diagnosa, dia menjadi lemah di mana dia harus mengurangi jumlah hari dia bekerja di restoran dari lima hari seminggu menjadi hanya akhir pekan selama tiga jam.

Nenek Goh berhenti bekerja di McDonald pada Oktober tahun lalu.

“Dokter mengatakan ibu saya terlalu tua dan kemungkinan pemulihannya tidak tinggi, jadi dia memutuskan untuk tidak menjalani kemoterapi dan kembali ke rumah pada 4 Januari,” kata Tan.

Nenek Goh meninggalkan tiga anak, sembilan cucu, dan 13 cicit.

Usia tidak menghentikannya untuk mengejar apa yang menurutnya terbaik untuknya. Meskipun dia tidak lagi bersama kita, kita senang dia menemukan rasa keberhasilannya dalam pekerjaannya dan mengaguminya!(yant)

Sumber: goodtimes.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular