Nama Kode Umum

Kenyataannya, blogger di Tiongkok telah menerbitkan arti kode F7 pada tahun 2014.

Pada pertemuan internal tingkat tinggi, banyak perusahaan besar Tiongkok menggunakan kode alih-alih menyebutkan satu sama lain apa adanya secara langsung.

“F7” adalah kode untuk Huawei karena ketika dikatakan dalam bahasa Mandarin, “F7” terdengar seperti “fu qi,” yang berarti “suami dan istri.” Huruf pertama dari frasa tersebut sesuai dengan singkatan Huawei, HW.

Dalam dokumen internal Huawei, pesaing utamanya ZTE disebut oleh eksekutif sebagai 26.

Angka-angka “er liu,” saat diucapkan dalam bahasa Mandarin, terdengar seperti frasa Tiongkok untuk “kelas dua” —sebuah cara menandakan penghinaan terhadap pesaing. Selanjutnya, huruf ke-26 dari alfabet adalah Z, mengacu pada ZTE.

Huawei menganggap dirinya sebagai perusahaan kelas satu dibandingkan ZTE.

BACA JUGA : Setelah Diblokir Sejumlah Negara, Terpaan ‘Krisis’ Menerjang Huawei

ZTE sangat bergantung pada pemasok Amerika Serikat seperti Qualcomm, Google, dan Corning untuk memproduksi ponsel dan peralatan telekomunikasi.

Larangan itu hampir membawa perusahaan ZTE ke jurang kebangkrutan, memicu dilakukannya intervensi langka oleh pemimpin Tiongkok Xi Jinping.

Pada bulan Juni, ZTE mencapai penyelesaian dengan otoritas Amerika Serikat, setuju untuk membayar denda total USD 1,4 miliar dan untuk merombak dewan direksi dan jajaran manajemen seniornya. Sebagai gantinya, Amerika Serikat mencabut larangan tersebut.

“Pemerintah Venezuela menyewa ZTE untuk membangun database dan mengembangkan sistem pembayaran mobile untuk kartu ID pintar,” tulis anggota parlemen itu.

Proyek ini terinspirasi oleh program kartu identitas nasional Tiongkok yang melacak perilaku sosial, politik, dan ekonomi warganegaranya.

 Program ini memungkinkan pemerintah untuk memantau segala sesuatu mulai dari keuangan pribadi seseorang hingga riwayat medis dan kegiatan pemilihan umum.

kasus hak paten huawei
Seorang resepsionis di kantor perusahaan telekomunikasi Tiongkok Huawei di Kota Wuhan, Tiongkok pada 8 Oktober 2012. (STR / AFP / Getty Images)

Sistem di Venezuela dibangun menggunakan komponen dari Dell Technologies di Amerika Serikat, yang membuat para senator khawatir.

“ZTE memasang unit penyimpanan data yang dibangun oleh Dell Technologies,” kata surat itu.

BACA JUGA : Ternyata Huawei & ZTE Kesulitan Kembangkan Produk 5G Tanpa Teknologi AS

“Meskipun transaksi Dell tampaknya dilakukan dengan ZTE di Tiongkok, kami khawatir bahwa ZTE mungkin telah melanggar kendali ekspor Amerika Serikat dengan salah mengidentifikasi pengguna akhir atau tujuan penggunaan akhir.”

ZTE adalah pembuat peralatan telekomunikasi terbesar kedua di Tiongkok. Perusahaan ini diperdagangkan secara publik, tetapi pemegang saham terbesarnya masih merupakan perusahaan yang dikendalikan oleh negara Tiongkok.

Share

Video Popular