Penulis: Yu Shan

Erabaru.net. Sering mendengar banyak pria yang telah menikah mengeluh, tapi sekarang saya mengerti dan tidak menyalahkan, karena istri saya juga selalu merasa tidak puas kepada saya.
Pasangan saya selalu marah karena hal sepele. Sangat berbeda sewaktu sebelum pernikahan yang lembut dan menyenangkan.

Sebenarnya, bukan karena seorang wanita setelah menikah yang telah berubah sikap, tapi laki-laki juga berubah tidak seperti sebelum pernikahan penuh dengan perhatian dan cinta.

Ada seseorang yang pernah bertanya pada satu pasangan yang telah menikah selama tiga puluh tahun. Pasangan ini tidak pernah bertengkar sampai bermusuhan mengatakan, “Bagaimana kalian bisa sampai tidak pernah bertengkar? Apakah kalian mempunyai trik yang ampuh?”

Pria tua tersebut sambil tertawa, mengatakan, “Sebenarnya trik ampuh ini semua orang tahu, tetapi para pria enggan melakukannya.”

Ketika ditanya apa trik tersebut,orang tua ini mengatakan tiga hal berikut.

1. Dengan pujian membuat istri gembira

Semua orang suka dengan kata-kata manis, seperti memberikan pujian tulus kepadanya tentang hal-hal yang besar dan kecil yang telah dilakukan.

Ketika Anda begitu sibuk dengan pekerjaan, tidak ada waktu untuk membantu pekerjaan rumah tangga atau membantu mengajarkan anak, menyebabkan istri Anda mengeluh, pastikan untuk tidak bertindak melawan. Jangan mengatakan, ” Saya telah bekerja keras di luar bukankah semua demi keluarga ini?”

Cara ini hanya seperti menyiram bensin ke arah api, percekcokan besar pasti terjadi.

Sebenarnya, Anda hanya memerlukan mundur selangkah dan mengucapkan terima kasih dan memuji istri. Katakan, “Saya sepanjang hari sibuk pekerjaan dan tugas menumpuk di kantor, untung saya mempunyai seorang istri yang baik di rumah, dan terima kasih ya Ma, telah mendidik anak-anak dengan baik, rumah tangga terurus dengan baik, alangkah beruntungnya memiliki Mama! “

Saat istri mendengar pujian suaminya, tidak peduli berapa besar kemarahan, kemarahannya langsung akan reda.

Tentu saja, jika melihat ada hal-hal yang tidak puas, terlebih dahulu harus memberi dorongan dulu, kemudian memujinya telah membuat kemajuan besar dalam semua aspek.

2. Dengan cinta dan penuh pengertian membuat istri tenang

Hati seorang wanita selalu sensitif dan rapuh, tidak hanya sebelum menikah memerlukan komitmen Anda, tetapi juga setelah menikah memerlukan rasa aman dan kehangatan sebesar gunung.

Cinta yang Anda berikan, adalah untuk memungkinkan istri rasa percaya diri dan kekuatan pendorong terhadap suami dan pernikahan, membiarkan dia tahu bahwa tidak peduli bagaimana Anda berada di luar bersosialisasi, hati Anda tetap ada dia dan tetap ingat rumah.
Jika dapat dengan cinta dan penuh pengertian membuat istri tenang, supaya Anda sendiri juga dapat dengan pikiran yang tenang bekerja di luar.

Tentu saja, penuh pengertian tersebut ada banyak cara , jaringan komunikasi sekarang sudah sangat maju, dari waktu ke waktu mengirim salam untuk memberi kabar keberadaan Anda.
Ketika pulang ke rumah memberi pelukan, membeli hadiah kecil ketika dalam rangka perjalanan bisnis, memberi bunga ketika Valentine atau mengajak istri makan di luar.

Ketika ada hari yang istimewa membeli cake atau lain-lain menyatakan cinta. Hal-hal yang penuh pengertian dan rasa cinta ini akan membuat wanita merasa hal yang paling bahagia, dan penuh percaya diri.

3. Berinisiatif untuk mengkoordinasikan hubungan istri dan ibu mertuanya

Pernikahan modern sekarang sulit untuk melepaskan diri dari orang tua masing-masing, kadang-kadang jika tidak bisa berhubungan baik dengan anggota keluarga suami/istri seperti terhadap anggota keluarga sendiri, akan membuat hubungan menantu dan mertua, hubungan antara ipar, menjadi hubungan masalah keluarga yang paling sulit untuk diselesaikan.

Meskipun dasar pernikahan yang bahagia tergantung pada pasangan, tetapi jika terjadi masalah tersebut di atas, juga akan menyebabkan banyak dampak negatif pada pernikahan.
Pada saat ini, peran dominan suami sangat penting.

Jika setelah terjadi pertengkaran antara menantu dan mertua baru diselesaikan akan lebih sulit, lebih baik dengan bijaksana mengkoordinasi mereka sebelum terjadi masalah.

Sebagai contoh, ketika istrinya melakukan hal-hal yang baik dan penuh perhatian terhadap mertuanya, pria jangan menganggap remeh, tetapi harus dengan keberanian memuji istri yang berbakti.

Di depan umum atau secara pribadi memujinya, bahkan di hadapan ibu sengaja mengatakan istrinya memiliki hati yang berbakti.

Ketika hati berbakti istri mendapat respon yang baik dari keluarga, berikan pujian jempol kepada ibu, dengan cara ini, hukum hubungan mertua dan menantu secara alami di bawah bimbingan Anda akan menjadi keluarga yang harmonis. (erabaru.net/chris/rmat)

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds