Erabaru.net. Kucing sebagai hewan peliharaan telah berbaur dengan masyarakat sejak dulu, jadi jika ada yang menyiksa mereka, dipastikan mereka akan dicaci maki dan menimbulkan kemarahan masyarakat!

Baru-baru ini, warga di Kota Tianjin, Tiongkok menemukan sebuah rumah pembantaian kucing ilegal. Ratusan ekor kucing yang malang itu dikerangkeng bersama dalam kandang besi.

Menurut media setempat, kucing-kucing tersebut akan diangkut ke Shandong untuk diolah sebagai bahan baku sosis ham. Perilaku yang biadab itu seketika memicu kemarahan netizen : “Apakah itu manusia? Benar-benar biadab!”tulis netizen geram.

(Foto: togethertac.org)

Pada 2 Desember lalu, seorang netizen menemukan sarang tempat pembantaian kucing ilegal di Kota Tianjin, Tiongkok, dan menyelamatkan lebih dari 500 ekor kucing yang dikerangkeng di tempat tersebut.

Dari video screenshot tampak jelas kawanan kucing dikerangkeng dalam sebuah kandang besi, dan banyak dari kucing-kucing itu dijejal berdesakan dalam satu kandang besi yang sempit, sama sekali tidak ada celah apalagi ruang untuk bergerak, menyedihkan melihat kondisi kucing-kucing yang tak berdaya itu.

(Foto: togethertac.org-weibo)

enurut penyelidikan polisi, kucing-kucing itu semula diperkirakan akan diangkut ke Shandong untuk disembelih dan dijadikan bahan baku sosis ham. Untungnya, mereka cepat terbongkar, sehingga kucing-kucing selamat dari pembantaian, dan kondisi mereka juga sudah stabil.

Para sukarelawan telah mengangkut lebih dari 300 ekor kucing ke sebuah vila di Wuqing yang digunakan sebagai tempat pemukiman sementara, dan pemberitahuan kepada publik yang berminat untuk mengadopsi kawanan kucing tersebut.

(Foto: Video screenshot)

Satuan Penegakan Hukum Kota Tianjin mengatakan kepada “Pear Video”, bahwa mereka sedang menangani kasus tersebut. Karena kucing-kucing itu dijejal berdesakan dalam satu kandang, jadi belum bisa dipastikan jumlahnya secara akurat, tapi secara visual diperkirakan ada sekitar tiga atau empat ratus ekor.

Setelah itu, salah seorang netizens memosting surat edaran dari satuan penegakan hukum setempat kepada CAWA – Capital Animal Welfare Association. Dalam surat tersebut tertulis dengan jelas 24 kandang dan 500 ekor kucing.

(Foto: Maybelove)

Kasus tersebut seketika memicu diskusi para netizens : “Sumpah tidak berani lagi makan sosis ham.”, “Sosis ham dari daging kucing? Dasar biadab dan gila.”, “Lebih baik mampus saja orang seperti itu!” Dan beragam komentar lain yang mengutuk perbuatan biadab itu.

(Foto : Video screenshot)

Dan yang lebih mengerikan lagi, beberapa netizen menyebutkan bahwa sosis di pinggir jalan yang biasanya dimakan orang-orang itu bisa jadi terbuat dari daging kucing, atau bahkan daging anjing, musang, rubah dan sebagainya.

Untuk daerah yang dangkal dari keyakinan, cobalah dengarkan suara tangis kawanan kucing yang terdengar memilukan seperti anak-anak…., Dan semoga kejadian yang menyedihkan ini tidak akan terjadi lagi!(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular