Erabaru.net. Setelah sering menghadiri resepsi pernikahan kerabat atau teman, banyak orang akan mengatakan bahwa pernikahan itu paling hanya mengadakan “resepsi (pernikahan)”, itu saja. Apa sub teks dari kalimat ini? Mungkin bisa diartikan bahwa pernikahan itu tidak terlalu penting. Dan faktanya memang demikian bagi sebagian orang.

Tidak masalah menghadiri atau tidak pernikahan siapa pun, tetapi bagi dua sejoli yang saling mencintai ini, resepsi pernikahan itu sangat penting.

Hari pernikahan merupakan moment paling bahagia dan juga paling mengesankan bagi siapa pun. Dan untuk mengabadikan setiap moment bahagia serta berkesan tersebut, berfoto menjadi salah satu caranya.

Maggie dan Caleb Earwood adalah sepasang kekasih dari kalangan biasa yang tinggal di Asheville, North Carolina, AS.

Mereka adalah teman semasa sekolah menengah dan sudah lebih dari dua tahun menjalin hubungan cinta.

Pada hari pernikahan itu, pengantin pria mengenakan seragam militer dari Korps Marinir Angkatan Laut AS, sementara pengantin wanita mengenakan gaun pengantin putih.

Ketika kedua sejoli itu saling bergandengan tangan dan berdo’a kepada Tuhan dengan posisi saling membelakangi, fotografer mengabadikan pemandangan yang mengesankan itu.

Kedua pengantin itu berdo’a dengan khidmat. Mereka merasakan kesucian Tuhan yang merencanakan pernikahan mereka dan tak kuasa menahan tangis haru.

Doa yang tulus sebelum pernikahan, membuat pasangan pengantin ini tak kuasa menahan tangis harunya. (Foto: Maggie Earwood / facebook)

Ketulusan cinta mereka yang terpancar membuat netizen berseru gembira dan merasakan getaran cinta yang mengesankan.

“Puji syukur atas karunia Tuhan karena memberiku seorang istri yang cantik.

“Di bawah janji Tuhan, kami akan bergandengan tangan melangkah dalam hidup selanjutnya.

“Terima kasih Tuhan telah memberiku istri yang cantik dan cerdas, dan sebuah keluarga yang sakral. Semoga Tuhan selalu memberkati ” kata Caleb

Ketika ditanya apa maksudnya berdo’a dengan punggung saling membelakangi, apakah untuk mengambil foto ?Tidak.

Itu adalah tradisi setempat. Kedua pengantin tidak boleh bertemu sebelum memasuki altar pernikahan..

Karena tradisi inilah, kedua pasangan saling menggenggam tangan satu sama lain dan berdoa dengan saling membelakangi hingga keduanya terharu dan meneteskkan air mata bahagia.

Maggie mengatakan,: “Ketika saya memegang tangan Calep, saya merasakan dia gemetar, jadi saya tahu dia sangat gugup saat itu. Hal itu juga membuat saya tahu bahwa saya akan menikah dengan sosok pria sepertinya. Dia memiliki perasaan yang sama seperti saya saat memanjatkan do’a kepada Tuhan .”

Foto pernikahan yang mengharukan itu jadi sensasi serta marak dibicarakan di dunia maya setelah diposting di Internet.

“Meskipun saya sama sekali tidak mengenal kedua anak muda itu, tapi tetap saja saya tersentuh sampai tak kuasa menahan air mata haru.” Tulisa salah seorang netizen.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular