Brussels — Uni Eropa membekukan aset unit intelijen Iran dan dua stafnya. Sanksi ekonomi itu dijatuhkan setelah Belanda menuduh Iran melakukan dua pembunuhan di negaranya. Belanda bergabung dengan Prancis dan Denmark dalam menuduh Teheran merencanakan serangan lain di Eropa.

Langkah itu, meskipun sebagian simbolis karena salah satu dari mereka berada di penjara di Belgia, menandai pertama kalinya Uni Eropa memberlakukan sanksi terhadap Iran sejak mencabut sejumlah pembatasan pada negara itu. Setelah tiga tahun lalu usai pakta nuklir 2015 dengan kekuatan dunia.

Keputusan tersebut, termasuk menyatakan unit dan dua orang Iran sebagai teroris, mengikuti pengungkapan tahun lalu oleh Denmark dan Prancis. Kedua negara mencurigai sebuah badan intelijen pemerintah Iran bertanggungjawab atas plot pembunuhan di wilayah mereka. Kopenhagen meminta tanggapan dari seluruh negara UE.

“UE baru saja setuju untuk memberlakukan sanksi terhadap Dinas Intelijen Iran karena rencana pembunuhannya di tanah Eropa. Sinyal kuat dari Uni Eropa bahwa kami tidak akan menerima perilaku seperti itu di Eropa,” kata Menteri Luar Negeri Denmark, Anders Samuelsen di Twitter.

Prancis, yang telah menghukum kedua orang itu dan unit kementerian Iran dengan sanksi Ekonomi, mengatakan tidak ada keraguan bahwa kementerian intelijen Iran berada di balik serangan yang gagal di dekat Paris.

Pada 8 Januari, pemerintah Belanda secara terbuka menuduh Iran atas plot tersebut, serta dua pembunuhan pada tahun 2015 dan 2017. Mereka mengirim surat ke parlemen untuk memperingatkan sanksi ekonomi lebih lanjut jika Teheran tidak bekerja sama dengan investigasi Eropa.

Surat itu, yang ditandatangani oleh para menteri luar negeri dan dalam negeri Belanda, mengatakan Inggris, Prancis, Jerman, Denmark, Belanda, dan Belgia bertemu dengan para pejabat Iran untuk menyampaikan keprihatinan serius mereka mengenai kemungkinan keterlibatan Iran dalam tindakan bermusuhan ini di wilayah UE.

“Iran diberitahu bahwa keterlibatan dalam masalah seperti itu sepenuhnya tidak dapat diterima dan harus segera dihentikan. Sanksi lebih lanjut tidak dapat dikesampingkan,” kata surat itu.

Iran membantah terlibat dalam dugaan plot, dengan mengatakan tuduhan itu dimaksudkan untuk merusak hubungan UE-Iran. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds