Oleh: Chen Gang

Erabaru.net. Seorang pemburu UFO mengklaim bahwa ia menemukan lokasi jatuhnya UFO dan pesawat ruang angkasa alien.   Mereka percaya bahwa UFO telah terkubur dalam salju di Benua Antartika.

Valentin Degterev dari Nizhny Tagil, Rusia tengah, mengatakan, bahwa ia menemukan obyek tak dikenal dengan menggunakan layanan online dari Google Earth.

Mr. Degterev mengatakan dia adalah seorang “peneliti obyek asing,”dan dia telah merilis gambar berikut koordinatnya di internet.

“Jika Anda ingin melihat sendiri, ketik koordinat: 80°34’08.4″S30°05’19.3″W ke pencarian Maps dan taruh ke tampilan ‘Earth’,” katanya.

Ia yakin bahwa obyek besar tak dikenal itu disebabkan kecelakaan jatuhnya UFO 3 tahun silam. Dan setengah dari “UFO” itu terkubur di dalam salju benua Antartika.

“Di antara gurun es takyang berujung, itu adalah UFO yang paling asli dan dalam bentuk yang paling klasik,” tulis Degterev di media sosial.

Citra satelit dari Google Earth itu direkam pada 15 Februari 2015 lalu, tetapi hal itu telah menyebar luas di dunia maya.

“Saya pikir ada pesawat berbentuk piring yang terkubur di dalam salju,” katanya.

Ia memperkirakan ukurannya sekitar 204 kaki, dan tinggi 40 kaki, jika benar, itu adalah sebuah pesawat monster.

“Saya tidak berani mengatakan bahwa itu pasti suatu obyek yang saya tahu, tapi saya yakin itu jelas bukan sebuah stasiun kutub atau pesawat karena tidak ada pesawat terbang atau helikopter sebesar ini di dunia. Dan tidak ada kapal apapun di bumi yang mengalami kecelakaan di kutub tersebut, tampaknya itu adalah objek buatan manusia dari alam semesta yang jauh,” ujar Degterev.

Tidak semua orang sependapat dengan kesimpulannya yang cepat, ada yang percaya itu hanyalah sebuah lubang.

“Bullshit” (Omong kosong). Jelas-jelas itu hanyalah lubang raksasa yang mencuat dalam timbunan salju,” Cetus Nina Lavrova dalam komentarnya.

Sementara itu, menurut Savely Kruglov bahwa apa yang disimpulkan Mr. Degterev mungkin benar.

“Mungkin Anda menemukan bukti yang penting. Antartika sangat terpencil, adalah sebuah tempat yang baik yang tidak dapat ditemukan saat pendaratan,” katanya.

Namun peneliti dari British Antarctic Survey, Andrew Fleming mengatakan penampakan yang dimaksud Degterev bisa dijelaskan.

“Itu celah dalam (jurang) di permukaan es yang terbentuk oleh pergerakan diferensial es. itu bisa menjadi puluhan meter. Itu satu lubang besar dan tidak biasa, dan itu spektakuler. Tapi itu tentu bukan UFO,” ujar Fleming. (jhoni/rp)

Sumber: Secretchina

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular