Erabaru.net. Di Tiongkok untuk mendapatkan udara segar tidak lagi gratis, karena jika Anda menginginkannya, sebotol udara segar perlu dibeli dengan harga yang sudah ditetapkan.

Di daerah metropolitan seperti Beijing dan Shanghai, menghirup udara segar dalam botol telah menjadi rutinitas penduduk setempat, karena polusi udara atau meningkatnya kabut asap pada tingkat yang kritis. Warga yang ingin mendapatkan udara segar perlu membayar sejumlah uang.

Pencemaran udara di beberapa kota besar di Tiongkok sangat mengkhawatirkan karena semakin banyak orang menderita masalah pernapasan karena kabut asap melampui batas merah seperti yang dicatat di Beijing dan Shanghai.

(Foto: Reuter)

Menyusul krisis udara segar, sebuah perusahaan bernama Vitality Air yang berbasis di Edmonton, Kanada, telah mencoba menjual 500 botol udara segar dengan produk yang disebut ‘Botol Udara Segar dari Pegunungan Rocky’ ke Tiongkok. Dalam empat hari, semua botol udara segar telah terjual.

Selain itu, 4.000 botol udara segar telah dipesan dan dikirim ke Tiongkok. Pendiri Vitality Air, Moses Lam mengatakan bahwa semuanya telah terjual habis dan pemesanan di muka telah dilakukan dan mereka belum sampai ke Tiongkok.

Pada awalnya Moses Lam dan rekannya, Troy Paquette bercanda mencoba memasarkan udara segar Pegunungan Rocky di Ebay, dan mereka tidak berharap itu menjadi sangat populer sehingga kehabisan stok. Mereka mendapatkan udara segar di beberapa lokasi berbeda di Kanada seperti Taman Nasional Banff dan Danau Louise.

(Foto: Telegraph UK)

Produk udara segar dijual dalam dua varian yaitu 7,7 liter yang dapat dihirup hingga 150 kali pernapasan, dan 3 liter hingga 80 kali pernapasan. Tergantung pada jumlah udara dan jenisnya, harga yang ditawarkan berbeda.

Paket penyegar udara Taman Nasional Banff dengan botol 7,7 liter dijual seharga 43 dollar AS (sekitar 600 ribu rupiah), sementara paket dalam botol 3 dari udara segar Danau Louise dijual seharga 14 dollar AS (sekitar 196 ribu rupiah). Dan dengan harga Yuan, harga udara segar ini 50 kali lebih mahal daripada harga air minum dalam kemasan.

(Foto: vitalityair.com)

Meskipun mahal, juru bicara Vitality Air di Tiongkok mengatakan,: “Udara segar yang dikemas dalam botol di Tiongkok termasuk dalam kategori barang mewah, sesuatu yang sangat berharga. Bisnis ini memiliki potensi untuk berkembang. Distributor yang berminat dipersilahkan setiap saat. “

Tiongkok adalah kontributor utama pencemaran alam di dunia. Dengan perkembangan pesat sektor industri dengan populasi penduduk 2 miliar dalam penggunaan mobil, pemanas udara, dan pendingin udara, ia berkontribusi pada pelepasan karbon dan gas berbahaya yang mengarah pada polusi udara yang semakin serius dan membahayakan kesehatan penduduknya.(yant)

Sumber: Erabaru.com.my

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular