Berlin — Musim dingin bersalju di Austria selalu menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara. Namun, tahun ini wisata ski salju berubah menjadi duka menyedihkan bagi sebagian wisatawan.

Tiga pemain ski Jerman meregang nyawa dalam longsoran salju di salah satu resor wisata Austria. Sementara satu wisatawan lainnya masih dinyatakan hilang oleh polisi pada 13 Januari 2019, waktu setempat. Insiden itu terjadi ketika hujan salju lebat mengguyur pegunungan Alpen utara.

Duka sejenis juga terjadi di Prancis. Ada dua petugas patroli ski meninggal dunia ketika perangkat yang mereka gunakan untuk meratakan bukit salju meledak.

Dua kecelakaan ini menambah jumlah korban jiwa akibat insiden musim dingin. Sedikitnya ada 26 jumlah kematian terkait cuaca yang dilaporkan di beberapa bagian Eropa bulan ini.

Di Austria, istri salah satu pemain ski Jerman melaporkan kehilangan keluarganya pada hari Sabtu (12/1/2019) akhir pekan kemarin. Mayat tiga lelaki, berusia 57, 36 dan 32, ditemukan pada Sabtu malam di dekat resor ski Lech.

Polisi di Vorarlberg, provinsi paling barat Austria, mengatakan mereka harus membatalkan pencarian pemain ski Jerman yang hilang dalam kelompok itu, yang berusia 28 tahun, karena salju tebal dan munculnya risiko longsoran salju.

Polisi mengatakan keempat teman itu tampaknya sedang meluncur ke jalanan yang ditutup. Meskipun mereka memiliki peralatan perlindungan longsor dan membawa airbag, para korban tetap terkubur oleh longsoran salju dan menderita beberapa luka-luka. Jenasah mereka ditemukan berkat bantuan alat pelacakan signal ponsel.

Di Prancis, gendarmerie (polisi bersenjata) di wilayah perbukitan Haute-Savoie mengatakan dua petugas patroli ski menghembuskan nafas terakhir Minggu pagi di Morillon, sebelum lereng ski dibuka untuk umum. Petugas sedang menyelidiki tempat kejadian itu untuk menentukan penyebab kecelakaan yang langka itu.

Petugas patroli ski bertugas mencegah potensi bahaya bagi pemain ski, terutama dengan memicu longsoran secara terkendali dengan menggunakan ledakan yang kuat.

Pihak berwenang di Jerman selatan dan Austria telah menggunakan waktu istirahat dan menerobos cuaca buruk untuk membersihkan banyak salju dari atap bangunan dan jalanan. Akan tetapi, salju lebat kembali turun lagi pada Sabtu malam.
 
Di kota Bavaria, Kempten, pemerintah setempat menutup 11 aula olahraga sebagai tindakan pencegahan hingga Selasa karena khawatir salju yang menumpuk akan membuat atap gedung roboh, menurut kantor berita Jerman.

Kereta api antara kota-kota Jerman di Munich dan Lindau melakukan perjalanan lebih lambat dari biasanya karena risiko pohon yang sarat salju roboh melintang ke arah rel.

Resor kecil Alpine di Balderschwang di perbatasan Jerman dengan Austria juga dikabarkan terisolasi pada hari Minggu (13/1/2019). Satu-satunya akses jalan yang menuju ke sana ditutup karena takut akan terjadinya longsoran salju.

Di Swiss tengah, kereta yang membawa mobil melalui terowongan Furka dihentikan karena longsoran salju di jalan raya didekatnya. (AP/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular