Erabaru.net. Kini, masalah pasokan listrik terutama di pedalaman dapat diatasi dengan alat yang diciptakan oleh kakak beradik dari Phlipina. Ciptaannya ini adalah ide dari Aisa Mijeno, seorang insinyur komputer dan saudaranya Ralph Mijeno dan Oscar Bryan Magtibay.

Mereka telah menciptakan lampu yang dihasilkan dari segelas air dan 2 sendok makan garam yang mampu bertahan selama 8 jam. Bahkan, air laut juga bisa digunakan untuk menyalakan lampu.

“Lampu garam” tidak memiliki bagian yang dapat memulai pembakaran sehingga merupakan alternatif terbaik untuk mengganti lampu minyak tanah yang sering digunakan di Philipina.

Bahkan, lampu ini juga ramah lingkungan karena tidak melepaskan gas berbahaya. Anda juga dapat mengisi baterai telepon menggunakan soket USB yang disediakan.(yant)

Sumber: Erabaru.com.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular