Erabaru.net. Banyak dari kita terjebak di dalam pola makan lama dan sudah mendarah daging. Kita bahkan mungkin tidak menyadari pola tersebut, namun kita mengetahui bahwa kita ingin menjadi lebih sehat atau lebih ramping, namun menemui kesulitan untuk membuat perubahan pola makan dan tidak mengetahui bagaimana harus berubah.

Ada beberapa realisasi yang bagus. Yang berarti kita harus menyederhanakan diri kita sendiri dan menemukan cara untuk menempatkan diri pada area ketidakpastian dan ketidaknyamanan agar dapat berubah.

Beberapa pola makan yang umumnya sulit untuk diubah :

  • Mengemil makanan cepat saji
  • Minuman manis seperti soda atau kopi Starbuck yang bergula
  • Pesta minuman keras di malam hari
  • Makan banyak dan pilihan makanan yang tidak sehat, kemudian menyesalinya
  • Membutuhkan makanan penenang ketika dilanda stres atau perasaan sedih
  • Diawali minuman keras dan kemudian mengonsumsi makanan yang buruk

Dan tentu saja, ini adalah beberapa contoh umum. Apakah Anda juga memiliki salah satu atau beberapa pola makan tersebut? Apakah ada hal lain yang tidak Anda sadari terjebak dalam gaya hidup yang kurang sehat ?

Jika Anda siap membuat suatu perubahan, mari kita lihat bagaimana cara mengubah pola makan kita.

Bagaimana mencapainya

Sebelum kita melihat bagaimana mengubah pola makan, mari kita lihat rintangan yang umum terjadi. Jangan berkecil hati dengan daftar ini! Perubahan pasti terjadi, seperti yang ditunjukkan oleh kehidupan saya sendiri. Saya telah mengubah pola makan secara keseluruhan, dan saya tidaklah sempurna, tapi saya memiliki kepercayaan pada kemampuan diri sendiri untuk mengubah pola makan jika saya menginginkannya.

Beberapa kendala yang umum terjadi :

  • Dimotivasi oleh rasa bersalah, ketakutan, atau penyesalan: Studi menunjukkan bahwa motivasi ini sangat umum dan tidak akan berjalan dengan baik. Idealnya, perubahan yang terjadi adalah dimotivasi oleh pandangan positif dan motivasi diri.
  • Tujuan yang tidak jelas atau terlalu banyak: Jika Anda memiliki rencana khusus daripada “makan yang lebih sehat”, mungkin itu akan lebih berhasil. Namun apabila Anda mencoba mengubah terlalu banyak hal sekaligus (seperti berolahraga, diet, meditasi, merapikan kekusutan, penundaan), Anda akan menghabiskan energi dan kedisiplinan Anda yang terbatas.
  • Merampas diri sendiri: Jika Anda sedang berdiet, dan rasanya seperti melakukan pengorbanan dan mengalami kerugian, maka Anda tidak akan dapat bertahan lama. Sebagai gantinya, makanlah makanan bervolume tinggi seperti sayuran dan kacang-kacangan yang mengisi perut dan jangan membuat Anda lapar dan makanlah kudapan yang memanjakan tapi sehat seperti beberapa kotak cokelat hitam, buah beri, teh relaksasi, segelas anggur merah. Jadikan itu terasa seperti gaya hidup yang indah dan bukan penyiksaan diri.
  • Tidak punya cara praktis untuk mencapainya: Sangat menyenangkan memiliki tujuan untuk menurunkan berat badan, tapi bagaimana Anda akan melakukannya? Kebanyakan orang hanya memiliki gagas-an samar tentang apa yang harus dilakukan dan itu bisa membingungkan. Sebaiknya kita memiliki rencana yang praktis. Lebih memperhatikan di bagian selanjutnya.
  • Terlalu banyak pilihan dan variasi: Jika Anda menghadiri prasmanan, ada puluhan makanan lezat di sana, dan Anda mungkin akan makan berlebihan. Hal yang sama juga berlaku di rumah atau dimanapun tempat yang kita biasa makan – jika Anda selalu memiliki banyak pilihan, dengan keragamannya yang menggoda, Anda mungkin cenderung makan berlebihan. Tapi jika Anda pergi ke suatu tempat di mana hanya ada satu pilihan, dan itu sehat, Anda mungkin melakukannya dengan lebih baik.
  • Undangan makan sosialitas: Makan bersama teman atau pergi ke pesta bisa jadi menyulitkan kita, terutama karena alasan terlalu banyak pilihan dan variasi. Tapi mungkin juga karena kita tidak memperhatikan pilihan kita saat asyik mengobrol dengan orang lain dan juga kita mungkin merasa tertekan untuk makan seperti orang lain daripada membuat pilihan yang sehat.
  • Penolakan terhadap makanan sehat: Banyak orang tidak menyukai sayuran atau polong-polongan, kacang mentah, biji-bijian. Saya mengenal orang yang lebih baik mati daripada makan nasi merah, gandum, sayuran kale atau minum susu kedelai. Ini merupakan rintangan untuk mengubah pola makan.
  • Tidak menyadari pola makannya: Banyak orang tidak benar-benar menyadari pola makannya. Ini sulit diketahui kecuali jika Anda terpaksa melihatnya dalam cahaya yang menyilaukan.
  • Makan sehat adalah membingungkan: Ada banyak nasihat di luar sana, begitu banyak hal untuk dipelajari. Untuk mengatasinya, pilihlah makanan sederhana, makananutuh dan cukup ikuti rencana sederhana. Sayuran, buah-buahan, polong-polongan, kacang-kacangan, biji-bijian utuh. Minum air putih, teh, mungkin sedikit anggur merah. Sederhana kan!
  • Bergantung pada kemauan: Jika Anda harus menghadapi donut, kemudian kentang goreng, lalu hidangan penutup yang mewah… Anda akan kehabisan tenaga. Sebagai gantinya, ubahlah lingkungan Anda, dan buat semuanya menjadi mudah bagi Anda.
  • Tidak nyaman: Saat Anda merasa lapar, lelah, stres, atau kesepian… Anda akan meraih apa saja yang mudah dimakan. Sebagai gantinya, singkirkan makanan sampah dan ganti dengan camilan yang sehat (saya suka hummus (saus mediterania yang dibuat dari minyak zaitun, lemon, biji wijen, kacang polong dan bawang putih) dan wortel, dan apel dan kacang mentah).
  • Mahal: Ada orang yang menganggap makanan sehat itu super mahal. Namun sebenarnya sangat murah, menu makanan sederhana yang sangat sehat dapat kita temukan pada beragam olahan sayuran lokal. (Leo Babauta/Ajg)

Bersambung…

VIDEO REKOMENDASI

Share
Tag: Kategori: KESEHATAN

Video Popular