Erabaru.net. Jika Anda bertanya tentang gejala serangan jantung, kebanyakan orang berpikir  nyeri dada. Selama beberapa dekade terakhir, ilmuwan telah mengetahui bahwa gejala serangan jantung tidak begitu jelas.

Gejala mungkin muncul dalam beberapa cara yang berbeda dan tergantung pada sejumlah faktor, seperti apakah Anda pria atau wanita, jenis penyakit jantung apa yang Anda miliki, atau berapa usia Anda.

Penting untuk menggali sedikit lebih dalam untuk memahami berbagai gejala yang mungkin mengindikasikan adanya serangan jantung. Mengungkap lebih banyak informasi dapat membantu Anda belajar kapan membantu diri sendiri atau orang yang Anda cintai.

Gejala awal

Semakin dini Anda mendapat pertolongan saat serangan jantung, makan semakin besar kesempatan untuk sembuh. Sayangnya, banyak orang segan mencari pertolongan, walaupun merasa curiga ada sesuatu yang tidak beres pada dirinya.

Dokter, bagaimanapun, sangat menganjurkan orang untuk mendapatkan pertolongan secara dini jika menduga mereka mengalami gejala serangan jantung.Walaupun ternyata bukan menderita serangan jantung, namun telah menjalani sejumlah pemeriksaan adalah lebih baik daripada menderita kerusakan jantung jangka panjang atau menderita penyakit lain karena terlalu lama memeriksakan diri.

Gejala dini serangan jantung terjadi pada 50% penderita serangan jantung. (Image: pixabay / CC0 1.0)

Gejala serangan jantung bervariasi dari orang ke orang, dan bahkan dari satu serangan jatung ke yang lainya.Yang utama adalah percaya diri. Anda yakin tubuh Anda lebih kuat dari siapapun. Jika ada yang salah, segera dapatkan perawatan darurat.

Gejala serangan jantung dini terjadi pada 50 persen dari semua orang yang memiliki serangan jantung. Jika Anda mengetahui gejala awal, Anda mungkin bisa mendapatkan perawatan dengan cukup cepat untuk mencegah kerusakan jantung. Delapan puluh lima persen kerusakan jantung terjadi dalam dua jam pertama setelah serangan jantung.

Gejala awal serangan jantung mencakup:

  • Nyeri ringan atau ketidaknyamanan pada dada yang kambuh dan sembuh secara berulang
  • Nyeri pada bahu, leher, dan rahang
  • Berkeringat
  • Mual atau muntah
  • Berkunang-kunang atau pingsan
  • Sulit bernapas
  • Depresi atau cemas
  • Sangat gelisah
Gaya hidup dan makan makanan yang menyehatkan jantung dapat mencegah serangan jantung. (Image: pixabay / CC0 1.0)

Menurunkan risiko

Menurunkan faktor risiko penyakit jantung koroner dapat membantu mencegah serangan jantung. Bahkan jika Anda sudah memiliki penyakit jantung koroner, Anda masih bisa mengambil langkah untuk menurunkan risiko terkena serangan jantung. Langkah-langkah ini melibatkan perubahan gaya hidup sehat dan mendapatkan perawatan medis berkelanjutan untuk kondisi terkait yang membuat serangan jantung lebih mungkin terjadi. Bicaralah dengan dokter Anda apakah Anda bisa mendapatkan manfaat dari pencegahan primer aspirin, atau menggunakan aspirin untuk mencegah serangan jantung pertama Anda.

Gaya hidup dan makan makanan yang menyehatkan jantung, berolahraga secara teratur, berhenti merokok, mengendalikan stres dan berat badan dapat mencegah serangan jantung.(Visiontimes/Vivi)

VIDEO REKOMENDASI

Share

Video Popular