Erabaru.net. Di era sekarang ini, kita sadar bahwa internet mampu membuka peluang bagi publik untuk mendapatkan penghasilan dari ujung jari-jari kaki mereka. Dengan beragam pilihan situs web yang semakin berkembang seperti jamur di musim penghujan, kita diberikan banyak pilihan untuk memilih situs apa saja yang sesuai dengan kemampuan kita dan menunjukkannya kepada pengguna internet di seluruh dunia.

(Foto: Yahoo!)

Misalnya, untuk pasangan yang tinggal di Los Angeles, California, mereka telah bengubah kemahiran mereka dalam merekam dan mengedit video menjadi salah satu sumber utama pendapatan keluarga. Pasangan Mark dan Rhea pertama kali bertemu ketika mereka belajar di perguruan tinggi dalam bidang seni komunikasi. Mereka memangg tertarik dalam bidang rekaman dan pengeditan video sejak akhir 90-an.

(Foto: TODAY)

Pada tahun 2007, Mark mulai membuka akun di situs YouTube (ilovemaything) dan selalu mengunggah video tentang rumahnya. Namun, pada 2010, ia mengubah saluran YouTube-nya menjadi Hulyan Maya setelah kelahiran anaknya.

Menariknya, video yang diunggah melalui saluran ini terkait dengan mainan anak-anak!

Nasib keluarga benar-benar berubah pada tahun 2013 ketika video anaknya, Hulyan, membeli, membuka dan bermain dengan satu set mainan The Emergency Searchlight dari film animasi terkenal Thomas & Friends TrackMaster menjadi viral dengan puluhan juta tampilan.

(Foto: Hulyan Maya / YouTube)

Video yang ramah keluarga ini telah menarik perhatian pengguna internet dan telah menyebabkan keluarga ini berubah sejak saat itu.

Selain video tentang ulasan mainan anak-anak, saluran YouTube keluarga ini juga menampilkan video saat keluarga sedang berlibur.

(Foto: Hulyan Maya / YouTube)

Menurut Daily Mail, saluran YouTube keluarga ini ditampilkan lebih dari tiga juta kali sehari. Oleh karena itu, pasangan memutuskan untuk berhenti bekerja sehingga mereka dapat berkonsentrasi bermain dengan anak-anak mereka, membeli mainan terbaru dan mengunggah lebih banyak video di situs YouTube.

(Foto: Hulyan Maya / YouTube)

Menurut Mark, banyak perusahaan mainan anak-anak telah mengirim mainan gratis kepada mereka sehingga mereka dapat merekam video ulasan mainan anak-anak tersebut.

Kami melakukan syuting dan pengeditan sendiri, ” kata Mark kepada Yahoo! Parenting. “Ya, kami membeli mainan mainan yang mahal, tapi itu bagian dari modal. Kami membayar untuk apa yang kami lakukan. Kami tidak mengeluarkan biaya, jujur karena kami menyukai apa yang kami lakukan. Itulah sudut pandang saya. “

(Foto: Hulyan Maya / YouTube)

Pasangan ini menghasilkan dan mengunggah dua video setiap hari dan memonetisasi iklan. Percaya atau tidak, antara 2010 dan 2014, mereka telah menghasilkan lebih dari $ 1 juta dollar (sekitar 14 miliar rupiah). Tahun lalu saja, mereka telah mendapat untung 1,5 juta dollar (sekitar 21 miliar rupiah). Hebat bukan!(yant)

Sumber: Erabaru.com.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular