Erabaru.net. Hal yang paling berharga di dunia adalah keluarga, setiap saat menghadapi kesulitan dan keterpurukan dalam hidup, keluarga akan mengulurkan tangan memberi bantuan. Mereka tidak meminta balasan apa pun, memberikan bantuan tanpa pamrih kepada kita. Dan mereka maupun orangtua kita adalah orang-orang yang layak dikagumi.

Dua kakak beradik ini telah ditinggal pergi kedua orangtuanya sejak kecil. Belakangan, demi sekolah kakaknya, sang adik diam-diam berhenti dari sekolah dan mencari kerja, namun, setelah membiayai kakaknya hingga kuliah, dia pun menghilang.

Setelah sepuluh tahun berlalu, di mana saat kedua kakak beradik ini bertemu lagi, mereka tidak seperti dulu lagi. Berikut mari kita simak sejenak kisah yang mengharukan ini.

Xiao Yu selalu menangis saat teringat adiknya, dia merasa sangat bersalah terhadapnya, tanpa adiknya, dia bukan apa-apa.

Xiao Yu dan adik laki-lakinya tinggal di pedesaan sejak kecil. Mereka hidup bersama dengan ibunya dan tidak pernah melihat sosok ayahnya sejak kecil.

Karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak begitu baik, sang ibu harus banting tulang setiap pagi hingga malam untuk mencari nafkah.

Kedua kakak beradik ini sangat sedih setiap melihat wajah ibu mereka yang kelelahan dan penuh dengan keriput.

Diam-diam dalam hati mereka berjanji akan membahagiakan ibunya saat mereka tumbuh dewasa ananti. Namun, saat kedua kakak beradik ini duduk di bangku SMA, ibu mereka mengalami kecelakaan dalam perjalanan ke tempat kerja, dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kedua kakak beradik pun seketika menangis pilu dan nyaris tidak percaya saat mengetahui kabar buruk itu.

Sejak itu, kedua kakak beradik itu pun menjadi yatim piatu. Para penduduk desa merasa sangat sedih dan iba setiap saat melihat mereka. Mereka juga kerap membantu kedua kakak beradik itu dalam kehidupan sehari-hari.

Tak lama sepeninggal ibunya, sang adik berhenti sekolah, karena menurutnya, kakaknya jauh lebih pintar sekolahnya daripada dirinya, ia ingin bekerja mencari uang untuk membantu biaya kuliah kakaknya, dan ketika Xiao Yu, kakaknya mengetahui hal itu, adiknya sudah pergi meninggalkan kampung halamannya.

Setiap bulan, Xiao Ming, adiknya selalu mengirimkan uang untuk Xiao Yu. Beberapa tahun kemudian, Xiao Yu berhasil lulus kuliah, namun, seiring dengan itu, adiknya tiba-tiba menghilang, dan cukup lama Xiao Yu berusaha mencari tahu keberadaan adiknya, namun nihil.

Singkat cerita, sepuluh tahun kemudian, Xiao Yu juga sudah menikah dan memiliki anak.

Suatu ketika, saat Xiao Yu sedang dinas luar, samar-samar ia melihat sesosok orang yang sangat familiar di pinggir jalan. Karena penasaran, Xiao yu berjalan tergesa-gesa menghampiri orang itu dan terkejut ketika melihatnya. Ternyata sosok orang yang tidak asing lagi dimatanya itu adalah Xiao Ming, adiknya. Namun, ia terperangah ketika melihat adiknya kehilangan sebelah kakinya.

Melihat kondisi adiknya yang memprihatinkan, Xiao Yu merasa sangat bersalah dan menyalahkan dirinya, kemudian dia membawa adiknya pulang ke rumah, dan Xiao yu berjanji akan merawatnya seumur hidup.

Menurut cerita sang adik, saat ia sedang bekerja, kerangka besi di lokasi konstruksi tiba-tiba roboh dan menimpa salah satu kakinya hinga patah. Karena kejadian itu, dia pun tak bisa kerja lagi secara normal, dan karena tak ingin merepotkan Xiao Yu, dia memilih menjadi mengemis di jalanan untuk bertahan hidup.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular