Erabaru.net. Banyak dari kita pernah mendengar tentang stroberi putih yang terkenal sebelumnya, tetapi pernahkah Anda mendengar tentang terong putih Jepang? Seperti namanya, bentuk terong putih ini benar-benar terlihat seperti telur!

Terong putih ini adalah varietas hibrida yang diperkenalkan dari Belanda. Dengan kulit putih dan berkilau, buahnya memiliki panjang 8 hingga 13 cm dan berat 120 hingga 150 gr.

Itu benar-benar sesuai dengan namanya! Mereka tampak persis seperti telur!

Lezat dan bagus untuk tubuh kita, Anda sebenarnya bisa menanam terong indah ini sendiri hanya dalam tiga langkah sederhana!

1. Menabur

Sebelum menanam, benih perlu direndam dalam air hangat sekitar 25 ° C dan dikeluarkan setelah 3 jam. Ini untuk meningkatkan perkecambahan benih dan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan pembiakan. Kemudian benih bisa langsung ditaburkan di tanah dalam pot.

Setelah itu, kita perlu menutup bijinya dengan lapisan tanah yang tipis — lebih disukai pasir halus dan basahi bijinya. Tempatkan benih di tempat teduh selama 8 hari untuk tumbuh, dan dapat tumbuh beberapa daun hanya dalam waktu setengah bulan.

Anda bisa menanam terong ini dalam pot jika Anda tidak punya cukup ruang untuk berkebun.

(Foto: Feathers In The Woods)

2. Penyiraman

Ini adalah bagian penting dari menanam segala jenis tanaman atau sayuran — penyiraman. Tanaman hanya akan tumbuh dengan baik jika kita menyiraminya dengan benar. Saat menanam terong di dalam pot, kita perlu memastikan untuk melembabkan tanah dan memperhatikan jumlah air yang kita gunakan. Jangan pernah menumpuk air di dalam pot untuk menghindari terjadinya akar busuk.

Jika penyiraman berlebihan, daunnya juga bisa menguning dan menghasilkan bunga lebih sedikit. Bunga yang lebih rendah berarti lebih sedikit buah yang dihasilkan. Karena suhu lebih tinggi di musim panas, lebih disukai untuk menyirami tanaman di pagi dan sore hari.

Terong mulai muncul.

Contoh tanaman yang tidak sehat.

3. Pemupukan

Tanaman dalam pot membutuhkan pemupukan yang baik karena pertumbuhan tanaman tergantung pada nutrisi dalam pot. Biasanya tumbuh di musim panas, kita bisa menggunakan pupuk organik untuk membantu pertumbuhan tanaman. Banyak rumah tangga akan mendaur ulang dan menggunakan air beras fermentasi sebagai pupuk sederhana untuk terong ini. Air beras mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman dan yang terpenting, mudah diakses.

Jika tanaman itu dibuahi dan disiram dengan baik, kita bisa memanen sekitar 20 terong dalam satu pot!

(Foto: Instagram / Lluc)

Apalagi kita hanya perlu dua bulan untuk bisa memetik sayuran ini.

Dikatakan rasanya seperti mentimun, terong putih ini memiliki nilai gizi yang tinggi dan baik untuk kesehatan. Diyakini mampu mengobati beberapa penyakit ginekologis dan memiliki efek yang jelas pada pengobatan dismenore dan keterlambatan menstruasi. Terong putih juga dikatakan memiliki efek pencahar untuk mengurangi kemacetan.

Mungkin kita bisa mulai membeli pot dan biji sekarang!(yant)

Sumber: GoodTimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular