Erabaru.net. Makanan apa yang bisa dimakan dan tidak boleh dimakan oleh penderita diabetes ? Apakah nasi atau buah-buahan harus dihindari ? Memahami diet yang benar adalah kunci untuk mengendalikan gula darah dan menghindari komplikasi diabetes.

Gula darah pada penderita diabetes harus dipertahankan pada kondisi stabil

Beberapa orang penderita diabetes ketika gula darah mereka telah melebihi dua atau tiga ratus, tetapi tubuhnya tidak merasa tidak nyaman, sehingga mereka sering memuaskan nafsu makan dengan berpikir : Tidak apa-apa !

Sering kali tidak ada gejala yang jelas ketika kadar gula darah dalam tubuh meninggi, tetapi jika tubuh dalam keadaan hiperglikemia dalam waktu yang lama, itu seperti pembuluh darah, saraf, ginjal dan organ-organ lain yang selalu berada dalam rendaman air gula, yang akan membuat fungsi organ dan jaringan secara bertahap menjadi rusak, dan akhirnya menyebabkan penyakit jantung, termasuk berbagai komplikasi penyakit ginjal dan retinopati.

Gula darah penderita diabetes harus dipertahankan pada tingkat sedang, stabil. Ketika kontrol gula darah lebih baik, Anda boleh makan sedikit makanan manis, tetapi secara keseluruhan masih berupa mengikuti prinsip kontrol gula darah.

5 Hal yang perlu diperhatikan dalam diet penderita diabetes

1. Buah jenis berry cocok untuk penderita diabetes, buah tropis harus dimakan lebih sedikit

Buah jenis berry (seperti strawberry) tidak mudah untuk meningkatkan gula darah dan cocok untuk penderita diabetes. (Foto: Shutterstock)

Buah-buahan biasanya mengandung lebih banyak polisakarida, sehingga penderita diabetes harus mengambil asupan yang tepat sesuai dengan jenis buahnya.

Hu Youxin, seorang dokter ahli endokrin di Rumah Sakit Mount Sinai di Amerika Serikat mengatakan bahwa buah jenis berry tidak mudah untuk meningkatkan gula darah, cocok untuk penderita diabetes, seperti strawberry, blueberry, blackberry dan lain-lain. Adalah pilihan yang baik.

Buah-buahan umum lainnya, seperti pisang, dapat dimakan hanya satu biji pada suatu waktu. Meskipun buah anggur terlihat kecil, tetapi kandungan gulanya tinggi. Jeruk, mangga, leci dan banyak buah-buahan tropis lainnya mudah meningkatkan gula darah, dianjurkan untuk makan lebih sedikit.

2. Minuman didasarkan pada air putih

Penderita diabetes harus banyak minum air, karena air yang dapat menekan nafsu makan dan meningkatkan metabolisme.

Hindari minum jus dari buah manis dan soda. Beberapa pasien berpendapat bahwa dengan menambahkan air ke dalam minuman jus, maka kadar jus akan menurun atau lebih encer, sehingga aman untuk dikonsumsi. Faktanya, jus encer yang rasanya sudah lebih ringan itu kandungan gulanya tidak berubah, dan pengaruhnya terhadap gula darah masih sama.

Minum minuman yang mengandung alkohol juga sangat berbahaya bagi penderita diabetes. Anggur itu sendiri adalah sejenis gula yang akan meningkatkan gula darah, dan alkohol dapat merusak jaringan pankreas yang tidak kondusif bagi sekresi insulin.

3. Asupan karbonidrat tetap diperlukan, tetapi ada batasannya

Penderita diabetes bisa terus makan nasi putih, tetapi perhatikan jumlahnya. (Foto: Shutterstock)

Jangan karena makanan yang banyak mengandung karbonidrad dapat meningkatkan gula darah lalu sama sekali tidak dimakan. Karbohidrat, protein, dan lemak adalah tiga nutrisi utama yang dibutuhkan tubuh, yang perlu diperhatikan adalah seimbang dalam asupannya karena ketiga-tiga itu sangat diperlukan tubuh.

Pendidik masalah diabetes, Helena Aminov, menyarankan untuk mengganti beberapa karbohidrat sederhana dengan karbohidrat majemuk, seperti banyak makan biji-bijian dan berbagai sayuran seperti kol, bayam, tomat, mentimun, dll. Selain itu, orang Timur suka makan nasi putih, Anda bisa terus makan nasi putih tetapi kurangi porsinya, setiap kali makan dengan jumlah nasi kira-kira sekepalan tangan.

4. Sebaiknya menggunakan minyak zaitun, minyak biji teh (Camellia oil)

Penderita diabetes jauh lebih mungkin menderita penyakit jantung koroner daripada rata-rata orang, jadi perhatikan perawatan terhadap kardiovaskular. Jangan membiarkan badan mengasup minyak secara berlebihan, terutama minyak yang tidak sehat, karena dapat membebani sistem kardiovaskular. Yang terbaik adalah memilih makanan yang mengandung lemak sehat.

Dianjurkan untuk memilih minyak nabati yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal tingkat tinggi seperti minyak zaitun dan minyak biji teh yang dapat membantu menurunkan lemak darah dan mengurangi risiko penyakit jantung secara bersamaan.

Lemak yang dikandung dalam daging hewani terutama adalah lemak jenuh. Saat makan daging yang terbaik adalah menghilangkan lemak, makan daging yang tidak mengandung lemak, atau menggantinya dengan daging ikan, unggas.

5. Makan protein berkualitas tinggi

Kedelai termasuk protein berkualitas tinggi yang mudah diserap oleh tubuh. (Foto: Pixabay)

Yang terbaik adalah memilih protein berkualitas tinggi seperti telur, daging, ikan, dan kedelai. Protein ini mudah diserap oleh tubuh dan juga dapat meningkatkan rasa kenyang.

Yang perlu dicatat adalah bahwa asupan protein oleh penderita diabetes tidak boleh terlalu tinggi, seperti halnya sereal, ukuran makan yang disarankan adalah kira-kira satu kepalan tangan setiap kali makan.

Asupan protein yang berlebihan dapat dengan mudah menambah beban kerja ginjal. Jika Anda adalah penderita diabetes akibat gangguan fungsi ginjal, maka Anda harus menyesuaikan asupan protein sesuai dengan saran dari dokter.(sin/yant)

Sumber: Epochtimes

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular