Erabaru.net. Seorang fotografer bernama Hugh Brown telah mengambil foto-foto hebat yang menampilkan para penambang pasir dengan bentuk tubuh berotot mereka yang bekerja di lingkungan kerja paling berbahaya di dunia.

Penambang pasir ini adalah pekerja yang terampil dalam menyelam yang akan mengeruk pasir dari kedalaman 20 kaki di dasar Sungai Wouri di Kamerun. Mereka adalah pekerja lepas yang mencari penghasilan dan tidak terikat dengan perusahaan mana pun.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Para penambangan pasir yang terampil ini akan menyelam ke dasar Sungai Wouri untuk mengeruk pasir untuk digunakan dalam industri bangunan. Pekerjaan ini membutuhkan banyak energi dan tenaga, seperti pemuda berotot yang berdiri di ujung perahu sambil memegang galah untuk menjalankan perahu ini.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Ada penambang pasir yang masih muda dan ada juga yang sudah berusia 49 tahun. Mereka akan menyelam dan mengangkut timbunan pasir menggunakan ember khusus dari dasar sungai dan muncul lagi kepermukaan sungai dengan pasir basah hingga 100 kali dalam satu waktu

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Menambang dan mengangkut pasir tidak memandang cuaca, baik hujan atau panas mereka akan tetap bekerja di Sungai Wouri yang mempunyai panjang 256 kilometer itu. Mereka bekerja dengan telanjang dada dan terkadang memakai sarung tangan untuk mengisi perahu dengan pasir.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Seorang penambang sedang bersiap untuk melompat ke air dengan caranya yang hebat dan menyenangkan. Tidak heran dia bisa membentuk tubuhnya menjadi berotot dengan latihan yang alami seperti ini.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Penambang menggunakan ember khusus untuk mengangkut pasir ke permukaan dan akan menyelam kembali ke dasar sungai dengan ember untuk membawa pasir berikutnya.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Diperkirakan ada sekitar 4.000 penambang pasir di sungai Kamerun. Ketika Hugh Brown berada di Sungai Wouri, ia telah bertemu enam penambang pasir dengan tubuh berotot yang sedang bekerja.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Ember besi seberat tiga kilogram yang di tekuk kecil di bagian tengah seperti yang dibawa oleh lelaki ini dapat menampung hingga lima belas kilogram pasir basah.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Setelah mengeruk pasir dari dasar, penambang akan naik ke permukaan sungai dengan berpegangan pada kayu yang telah ditancapkan ke dasar sungai dan diikat ke perahu.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Pekerjaan ini berbahaya dan berisiko dengan kemungkinan seseorang tenggelam dan meninggal sangat tinggi.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Menurut Hugh Brown, kadang-kadang penambang dan penyelam sangat lelah dan tidak memiliki kekuatan setelah mereka memenuhi perahu dengan pasir.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Penambang pasir ini penuh gaya ketika ia mendayung perahu, sebelum bersiap untuk melompat dan mengambil pasir dari dasar sungai.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Perahu mereka akan diisi dengan pasir basah, tetapi pada saat yang sama air juga akan memenuhi perahu dan itu harus dibuang.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Setiap penambang memiliki bentuk tubuh dengan otot yang kekar dan luar biasa karena pekerjaan mereka yang membutuhkan kekuatan semua otot dalam tubuh untuk bekerja.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Pekerjaan mengangkut pasir di Sungai Kamerun sama seperti seseorang pergi ke gym untuk membentuk tubuh. Tapi bedanya penambang pasir melakukan ini secara alami setiap hari.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Sebuah perahu berisi pasir akan dibawa ke darat setelah bekerja di Sungai Wouri, Kamerun, berakhir.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Penambang akan menghadapi bahaya ketika arus sungai menjadi deras, hidung dan telinga akan berdarah jika mereka menghadapi tekanan tinggi di dalam air. Beberapa akan terluka atau meninggal jika mereka lalai dan tidak berhati-hati.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Tujuan fotografer Hugh Brown di sini adalah menjadikan penambang pasir ini sebagai subjek buku fotografinya, dan merencanakan film dokumenter tentang pekerjaan mereka.

(Foto: Hugh Brown / SWNS)

Mereka bekerja untuk mencari nafkah bukan untuk membentuk tubuh. Tubuh mereka terbentuk secara alami karena aktivitas mereka setiap hari. Itu sangat luar biasa.(yant)

Sumber: Daily Mail, Erabaru.com my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular