Epochtimes.com

Erabaru.net. Pada 31 Januari 2019 Presiden Trump menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He di Kantor Oval Gedung Putih.

Kantor berita Barat telah mengambil sejumlah foto yang kiranya dapat mencerminkan sekilas tentang hasil negosiasi yang terjadi. Perbedaan antara kedua belah pihak tampaknya masih sulit untuk diselesaikan.

Sebagaimana dilaporkan oleh beberapa media, setelah delegasi Tiongkok dan AS menyelesaikan negosiasi putaran keenam, Liu He berkunjung ke Gedung Putih untuk menemui Trump. Menurut beberapa foto yang diambil oleh media, Trump duduk di kursi kantornya terlihat kedua tangannya berada di atas meja dengan mimik yang kaku.

Delegasi AS duduk di sisi kirinya, dan Liu He beserta delegasi Tiongkok lainnya duduk di sisi kanan meja. Sedangkan sekelompok jurnalis Barat dan anggota staf Amerika berada di sekeliling meja.

The Hongkong Economic Times mengatakan bahwa foto-foto tersebut memberi kesan kepada pembaca seakan Trump sedang memberi instruksi kepada Liu He, dan menampakkan seolah  personil Tiongkok terkepung di antara orang Barat yang memberi kesan tertindas.

Pada 31 Januari, Trump bertemu dengan Liu He dan anggota degasinya di Kantor Oval Gedung Putih. (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)
Pada 31 Januari, Trump bertemu dengan Liu He dan anggota degasinya di Kantor Oval Gedung Putih. (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)
Pada 31 Januari, Trump bertemu dengan Liu He dan anggota degasinya di Kantor Oval Gedung Putih. (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)
Pada 31 Januari, Trump bertemu dengan Liu He dan anggota degasinya di Kantor Oval Gedung Putih. (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)
Pada 31 Januari, Trump bertemu dengan Liu He dan anggota degasinya di Kantor Oval Gedung Putih. (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)

Media mengungkapkan bahwa delegasi Tiongkok membacakan surat dari Presiden Xi Jinping untuk Presiden Trump. Xi dalam suratnya mengatakan bahwa hubungan antara kedua negara saat ini berada pada titik krusial dan berharap kedua belah pihak dapat mengambil langkah saling mengalah untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

Liu He juga menyarankan untuk diadakan lagi pertemuan tingkat tinggi antara Trump – Xi Jinping di Hainan pada paro kedua bulan Pebruari setelah pertemuan puncak dengan Kim Jong-un di Vietnam. Delegasi Tiongkok menyampaikan keinginannya untuk menambah lagi pembelian kedelai AS sebanyak 5  juta ton.

Namun Trump mengatakan bahwa ia harus mencapai kesepakatan final dengan Xi Jinping mengenai masalah teknis yang lebih kontroversial : “Ada pendapat yang tidak kita setujui, tetapi kita bisa mencapai kesepakatan. Saya pikir ketika Xi (ketua) dan saya bertemu, setiap isu bisa kita sepakati”.

Selama pertemuan itu, media juga mengambil gambar dari belakang Liu He, di mana terlihat Trump berbicara dengan jari menunjuk-nunjuk yang oleh media Hongkong Economic Times dikatakan bahwa Trump sedang memberikan instruksi kepada Liu He. Beberapa foto menunjukkan Trump dengan wajah serius terkesan tidak sabar.

Namun, laporan itu mengatakan bahwa suasana pertemuan itu baik-baik saja, mungkin hanya media Barat yang secara sengaja mengambil momen-momen ketika pembicaraan serius.

Pada 31 Januari, Trump bertemu dengan Liu He dan anggota degasinya di Kantor Oval Gedung Putih. (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)
Pada 31 Januari, Trump bertemu dengan Liu He dan anggota degasinya di Kantor Oval Gedung Putih. (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)
Pada 31 Januari, Trump bertemu dengan Liu He dan anggota degasinya di Kantor Oval Gedung Putih. (Brendan Smialowski/AFP/Getty Images)

Dalam pernyataan Gedung Putih disebutkan bahwa negosiasi berhasil membuahkan diskusi yang efektif dalam penyelesaian perbedaan antara kedua belah pihak. Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan : “Untuk mencapai kesepakatan, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi kita telah membuat kemajuan substansial.”

Wall Street Journal mengutip sumber yang tak mau disebutkan namanya memberitakan  bahwa perbedaan antara kedua belah pihak masih sangat besar. Pihak Tiongkok berharap pertemuan kedua kepala negara yang mengambil keputusan untuk penyelesaian masalah yang sulit.

Saat ini, tingkat tinggi dari kedua belah pihak telah sepakat untuk melanjutkan perundingan Lighthizer dan delegasi AS akan melanjutkan negosiasi di Beijing setelah Tahun Baru Imlek. Trump mengindikasikan bahwa ia akan bertemu dengan Xi Jinping untuk membahas perjanjian akhir.

Namun, beberapa analis percaya bahwa jika KTT Trump – Xi diadakan pada bulan ini, masih sulit bagi kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah mendasar. Konsesi Tiongkok yang dibawa oleh Liu He ke AS saat ini terutama untuk membeli sejumlah besar produk pertanian, energi AS dan membuka pasar Tiongkok untuk industri manufaktur dan jasa keuangan AS, tetapi ini tidak dapat memenuhi permintaan AS yang menuntut adanya reformasi struktural di Tiongkok.

Pernyataan Gedung Putih menunjukkan bahwa Trump telah kembali menegaskan bahwa proses negosiasi 90 hari adalah tenggat waktu yang ketat. Jika Amerika Serikat dan Tiongkok gagal mencapai hasil yang memuaskan sebelum 1 Maret, maka kenaikan tarif untuk komoditas Tiongkok akan diberlakukan. (Sin/asr)

Video Rekomendasi : 

Share

Video Popular