Sydney – Seekor lumba-lumba membawa dan menjaga bayi lumba-lumba di perairan lepas pantai di dekat Teluk Kepulauan Selandia Baru. Departemen Konservasi Selandia Baru (DOC) mengatakan bahwa mayat bayi lumba-lumba itu adalah anak dari lumba-lumba dewasa jenis hidung botol itu.

“Lumba-lumba dewasa menunjukkan perilaku ikatan keibuan yang kuat, seperti ciri khas mamalia laut. Termasuk membawa bayi di punggungnya dan berkomunikasi dengan anaknya yang sudah mati.”

“Jika ragu, hindari semua kelompok lumba-lumba di Teluk Kepulauan,” kata Dr. Catherine Peters, dari DOC, dalam sebuah pernyataan.

DOC meminta para pelaut untuk menjauhi lumba-lumba dan anaknya yang sudah mati. Peters mengatakan lumba-lumba sedang berduka karena kehilangan anaknya. Orang-orang yang beraktivitas di dalam air perlu memberi ruang untuk hewan yang sedang berduka.

“Sisa dari kelompok lumba-lumba kadang-kadang terpisah dari betina yang membuatnya rentan. Dia telah sering menjatuhkan anaknya saat mencoba berenang, dan kemudian berputar lagi untuk mengambilnya,” DOC juga menulis.

Selama musim panas, yang sekarang dialami oleh Selandia Baru, adalah masa-masa sebagian besar lumba-lumba melahirkan.

“Jika induk lumba-lumba mengalami gangguan secara terus-menerus, mereka dapat melakukan apa yang dibutuhkan untuk menjaga diri mereka sendiri dan anak-anak mereka,” kata pernyataan itu.

Setelah mati, lumba-lumba biasanya akan mencegah jasad anaknya tenggelam ke laut dalam, karena akan dimakan oleh predator. Induk lumba-lumba kemudian akan menjaga jasad anaknya untuk tetap mengapung.

Mereka akan mendorong bayinya yang sudah tidak bernyawa dengan dahinya saat menuju ke timur dari ujung tenggara Pulau Vancouver, Kanada menuju Pulau San Juan, di utara Puget Sound, pada laut dangkal.

Mereka biasanya menjaga jasad anaknya selama berminggu-minggu sebelum meninggalkan jasad anaknya.

“Tur kesedihan binatang itu sudah berakhir, dan kemudian perilakunya kembali sangat lincah,” kata Pusat Penelitian Paus. (JACK PHILLIPS/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular