Erabaru.net. Anak hilang saat jalan-jalan bersama orangtuanya adalah masalah yang sangat serius di Malaysia. Terlebih anak-anak sangat energik. Begitu orangtuanya lengah sebentar, anaknya pun tiba-tiba menghilang dengan cepat entah kemana. Karena itu, “Tali pengaman Anak” itu tampaknya memamg sangat diperlukan!

Setiap orangtua pasti khawatir ketika membawa anaknya yang masih kecil jalan-jalan ke suatu tempat, entah itu hilang sendiri atau diculik orang. Karena itu, sekarang banyak dijual tali pengaman khusus untuk anak di pasaran.

Orangtua hanya perlu menambatkan tali ke tangannya dan tangan anak mereka, untuk memastikan sang anak selalu di dekat mereka.

Beberapa waktu lalu, ketika seorang ayah dari Selangor, Malaysia membawa putrinya jalan-jalan di mal, ia menambatkan “tali pengaman anak” di pergelangan tangan putrinya, orang-orang yang lewat memandangnya dengan tatapan aneh, sehingga dia pun mencoba menjelaskannya di facebook.

Sang ayah, Nazza, menulis di akun Facebooknya, mengatakan bahwa putrinya tidak suka digandeng orangtuanya sambil jalan. Dia suka jalan sendiri dengan bebas. Tapi begitu dilepas, anaknya langsung raib entah kemana. Jadi, ketika dia membawa putrinya ke pusat perbelanjaan, mau tidak mau dia harus menggunakan “Tali Pengaman Anak” untuk mencegah putrinya hilang.

Namun, ketika berbelanja di mal, dia melihat bahwa banyak orang memandang mereka dengan tatapan aneh.

“Saya sendiri tidak tahu mengapa. Mungkin mereka berpikir cara saya menambatkan tali pengaman ke tangan putri saya itu sudah keterlaluan? Atau barangkali mereka mengira saya sosok ayah yang jahat dan egois. “

Menurut Nazza, ada orang yang bahkan tertawa geli ketika melihat dia dan putrinya berjalan dengan tali yang bergelantungan di tangan.

“Saya tidak sengaja mendengar dia mengatakan, bahwa saya seperti membawa jalan-jalan hewan piaraan. Saat itu, saya benar-benar ingin menyumbat mulutnya dengan merica. Dasar orang yang tak beretika, orang dewasa kok sikapnya seperti anak kecil!”cetusnya kesal.

Namun, Nazza menjelaskan kepadanya bahwa itu dilakukan untuk mencegah anaknya hilang.

“Jika anak itu hilang, dia juga belum tentu akan membantu mencarinya, sementara yang merasakan sakitnya adalah kita sebagai orangtua.”

Menurut penuturan Nazza, anaknya telah dua kali hilang, dan dia tidak ingin hal seperti ini terulang lagi.

“Sudah banyak orang yang berbagi berita mengenai anak-anak yang hilang dan lebih baik kita bersikap sedikit terbuka dengan ide kuno ini.”

“Bayangkan jika anak saya hilang, apakah Anda akan membantu saya mencarinya? Jadi, lebih baik saya coba cara ini daripada nanti baru menyesal.”

“Saya harap pria yang menertawakanku itu bisa menjaga anaknya dengan baik jika kelak punya anak sendiri, dan jangan nanti baru menyesal setelah mengalami kejadian itu,” tuturnya

Di akhir postingannya, Nazza berkata dengan nada canda,: “Anak saya seakan merasa ke taman setiap saat ke pusat perbelanjaan dan berlari kesana kemari, jadi lebih aman bagi saya menambatkan tali pengaman ke lengannya. Saat dia berlari, saya juga ikut berlari, jadi ada manfaatnya juga bagi saya menurunkan berat badan.”

Postingannya itu seketika tersebar luas di media sosial, hanya dalam satu hari, lebih dari 6.000 orang telah membangikan postingannya.

Tidak sedikit netizen mendukungnya, tak usah peduli dengan pandangan dan cuitan orang lain, yang paling penting adalah keselamatan anak-anak.

Berikut komentar netizen!

“Mereka yang berbicara sinis itu pasti tidak punya anak.”

“Memang tidak boleh lengah sedikit pun mengawasi Anak-anak seusia itu, terlebih lagi di tempat-tempat yang ramai. Sedikit saja berpaling, anak itu pun raib entah ke mana. Saya pribadi telah shock beberapa kali karena kejadian itu!”

“Putri saya justru ingin aku memakai tali pengaman seperti itu, takut aku yang hilang.”

“Saya pikir juga begitu. Saya juga membeli satu set untuk membawa jalan-jalan putri saya. Saya tidak akan peduli dengan pandangan orang lain. Lagi pula, mereka yang tidak punya anak kebanyakan usil mulutnya.”

“Memang khawatir anak akan hilang saat membawanya jalan-jalan ke tempat-tempat yang ramai.”

“Orang Malaysia benar-benar norak. Tali pengaman seperti itu sudah umum ditemui di luar negeri, orang Malaysia kadang suka berlebihan.”

“Hargail dan hormatilah, itu kan bukan sesuatu yang tidak dapat diterima secara etika, mengapa kita harus membicarakannya? Memangnya orang Malaysia kurang kerjaan ya?”

Demikian ragam komentar netizen.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular