Erabaru.net. Gelandangan tak punya tempat tinggal, diterpa angin dan hujan, mengais sampah untuk mencari makanan saat lapar. Saat sakit, mereka bergantung pada kekuatan tekad untuk memulihkan kesehatan fisiknya.

Ada seorang kakek tunawisma (gelandanggan) yang sering memungut sisa makanan di mana-mana,juga dia sering ke tempat kontruksi untuk mengais sisa-sisa makanan, kemudian berjongkok di pinggir jalan menikmati makanannya. Orang-orang di lokasi konstruksi selalu melihatnya setiap hari.

(Fotor:Pixabay)

Para pekerja konstruksi sangat bersimpati kepada kakek itu, jadi mereka secara khusus menyiapkan seporsi makanan segar ketika melihat kakek itu lagi. Kakek itu tampak gembira dan menikmati makanannya sambil sambil duduk di tanah.

Para pekerja melihat si kakek meletakkan nasinya di lantai, hal ini membuat para pekerja mengerutkan kening.

Ternyata di belakang kakek ada tiga ekor “anak anjing mungil” dan terus berjalan ke arah si kakek minta makan, anak-anak anjing itu mencium aroma harum makanan yang membuat perut mereka keroncongan.

Posted by Incogitabili Chloe on Thursday, December 28, 2017

Kakek mulai menikmati makan siangnya, sambil makan dia membagikan makanannya kepada anak-anak anjing itu, namun, kakek itu hanya menyantap nasi dan sayur.

Dan tindakan kakek selanjutnya lagi-lagi membuat para pekerja tercengang, mereka melihat kakek itu memberikan semua daging untuk anak-anak anjing itu.

Para pekerja berpikir, kakek itu tidak cukup makan, tapi mengapa masih membagikan makanannya untuk anak anjing. Mereka penasaran dan bertanya pada si kakek: “Kek,. kenapa membagikan makanannya pada anjing, kakek sendiri tidak cukup makan?”

Kakek itu hanya tersenyum dan menjelaskan kepada pekerja, bahwa anak-anak anjing itu dipungutnya dari tempat sampah.

“Anak-anak anjing itu pasti akan mati kehabisan napas di tutupi sampah kalau saya tidak membawa mereka pulang,” kata si kakek.

Posted by Incogitabili Chloe on Thursday, December 28, 2017

Jujur saja, berapa banyak orang yang bisa seperti kakek itu, saat melihat anak-anak anjing atau kucing yang baru lahir di tumpukan sampah, kemudian menyelamatkan dan memberi makan mereka meski dia sendiri kekurangan makanan.

“Saya tahu bagaimana rasanya berkeliaran di jalanan. Kasihan anak-anak anjing itu, mereka masih terlalu kecil,” kata kakek sambil menghela napas.

Setelah mendengar ceritanya, para pekerja itu menghimbau si kakek untuk menjaga kesehatannya, jangan sampai jatuh sakit karena kurang makan.

Kakek itu menuturkan, bahwa dia tidak punya sanak family, lagipula sudah tua, hanya anak-anak anjing itu yang selalu menemaninya setiap hari.

“Kalau saya bisa makan sesuap, maka saya tidak akan membiarkan mereka kelaparan,” kata si kakek pelan.

Posted by Incogitabili Chloe on Thursday, December 28, 2017

Sejak kakek mengadopsi anak-anak anjing itu, dan tidak peduli sesulit apa pun, ia tak akan menelantarkan mereka, sehingga anak-anak anjing itu semuanya tampak gemuk dan sehat. Semoga kakek dan anak-anak anjingnya selalu sehat dan bahagia setiap hari!(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular