Erabaru.net. Kisah cinta pasangan yang telah hidup bersama selama lebih dari 70 tahun ini membuktikan bahwa ‘cinta sehidup semati’ bukanlah hal yang mustahil. Siapa yang tidak menginginkan kisah cinta yang saling mendukung? Hampir semua orang memimpikannya.

Ilustrasi. (Foto: Imgur)

Walau bagaimanapun, kisah cinta Francis Ernest Platell, 92, dengan belahan hatinya, Norma June Platell, 90 adalah idaman siapa saja yang mendengar kisah mereka.

Menurut anaknya, Amanda Platell, orangtuanya sangat romantis, saling melengkapi, dan begitu bahagia. walaupun di usia tua mereka menderita penyakit, tetapi mereka masih ingin bersama dalam segala hal sampai akhir hidup mereka.

Ibunya, Norma, menderita penyakit Alzheimer dan kehilangan kemampuan untuk berbicara dan bergerak. Namun, terlepas dari ini, suaminya, Francis, berusaha untuk menjaga dan membantu istrinya dalam segala hal.

Hingga akhirnya Norma harus dikirim ke panti jompo Mercy untuk perawatan yang lebih baik karena Francis juga tidak sepenuhnya dapat membantu istrinya karena usianya yang sudah lanjut.

(Foto: Amanda Platell / Daily Mail)

Semasa Norma tinggal di panti jompo, Francis berusaha menghabiskan waktu bersama istrinya dengan mengunjungi istrinya setiap hari dengan taksi. Menurut sopir taksi yang sering membawa Francis, dia akan menunggu kedatangan taksi tidak pandang cuaca pada hari itu. Kadang-kadang, Francis juga memetik bunga mawar di taman atau membawa biskuit untuk diberikan kepada istrinya.

Rutinitas harian pasangan itu ketika Francis mengunjungi mereka adalah mereka berdua akan menikmati makan siang dan menghabiskan waktu menonton televisi di sofa lobi panti jompo, sambil berpegangan tangan.

Tetapi, setelah beberapa lama, keadaan Francis semakin memburuk. Setelah beberapa insiden jatuh dan stroke kecil, Francis juga dipaksa ditempatkan di panti jompo Mercy. Pasangan ini ditempatkan di kamar yang sama, dengan tempat tidur yang berdekatan dan jarak yang dekat.

Ilustrasi. (Foto: Trend News Agency)

Banyak orang yang beranggapan bahwa kondisi Norm sudah terlalu tua sehingga otaknya sudah mati. Tapi ajaibnya, itu tidak terjadi. Ini karena Norma akan melakukan semua hal yang dilakukan suaminya, seolah menjadi ‘cermin’ bagi suaminya.

Jika Francis tidak mau makan, maka Norma tidak mau makan, jika Francis tidak mau minum, maka Norma akan melakukan hal yang sama. Mungkin inilah yang dikatakan ‘kembar’ ketika dua pikiran sejalan satu sama lain.

Pada malam 6 Januari lalu, perawat yang mengawasi pasangan ini mendapati Norma bernapas dengan luar biasa dan Francis terlihat sangat lemah. Ketika perawat kembali ke kamar mereka 10 menit kemudian, dia menemukan bahwa pasangan itu telah meninggal, berpegangan tangan. Seperti yang mereka inginkan.

(Foto: Amanda Platell / Daily Mail)

Karena hal ini, dokter juga tidak dapat menentukan waktu kematian keduanya. Dengan demikian, tanggal dan waktu kematian Francis dan Norma dituliskan nomor yang sama dalam sertifikat kematian mereka.

Pasangan romantis ini meninggalkan dua anak dan lima cucu. Banyak anggota keluarga dan kenalan mereka datang ke gereja untuk mengucapkan selamat jalan kepada pasangan ini. Anaknya, Amanda, berterima kasih kepada Tuhan karena memberkati kedua orangtuanya, dan dia percaya bahwa inilah yang diinginkan kedua orangtuanya.(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular