Erabaru.net. Ketika seseorang memutuskan untuk menyelamatkan nyawa orang yang mereka cintai, mereka mungkin tidak menyadari bahwa nyawa orang lain kemungkinan juga akan diselamatkan. Dua tahun lalu, Jacob Murray membuat keputusan, yang akhirnya berhasil menyelamatkan nyawa seorang gadis yang tidak pernah dia kenal.

Jacob Murray dari Virginia menerima kabar buruk bahwa seorang temanya didiagnosis menderita limfoma Hodgkin. Jacob melakukan sedikit penelusuran dan menemukan bahwa penyakit itu akan dapat dipulihkan dengan donor sumsum tulang. Belakangan, Jacob mendaftarkan namanya di daftar donor sumsum tulang nasional.

(Foto: USA TODAY / Facebook)

Jacob menjelaskan keputusan yang telah diambilnya pada saat itu,: “Awalnya Anda merasa resa dan gelisah untuk menyelamatkan nyawa orang yang kamu cintai. Maka, Anda tidak perlu memikirkannya lagi dan terus membuat keputusan. “

Pemuda ini telah menjalani sesi pemeriksaan medis dan sampel sumsum tulang yang menyakitkan sebelum namanya terdaftar sebagai pedonor sumsum tulang yang potensial.

Sementara itu, Lyndsey Hollback yang berusia 24 tahun dari Columbus, Ohio, telah berjuang melawan limfoma Hodgkin selama beberapa tahun, dan sedang menunggu donor sumsum tulang yang paling cocok.

Penyakit kanker Lyndsey diklasifikasikan sebagai limfoma zona hijau, penyakit yang telah dikategorikan oleh ahli onkologi sebagai sangat sulit untuk diobati dan disembuhkan.

(Foto: USA TODAY / Facebook)

Lyndsey telah menjalani berbagai tingkat pengobatan radiasi dan kemoterapi, tetapi kanker tidak dapat sepenuhnya dipulihkan. Sampai akhirnya pada satu tahap, Lyndsey diberitahu hanya ada satu pilihan dan perawatan yaitu transplantasi sumsum tulang yang tepat, atau Lyndsey harus bertahan dengan pengobatan kemoterapi seumur hidup atau jika tidak berhasil, ia akan meningggal.

Berkat nasibnya yang lebih baik, para dokter Lyndsey dari Pusat Kanker Komprehensif Universitas Ohio bekerja sama dengan Daftar Sumsum Tulang Nasional telah mengidentifikasi beberapa pendonor sumsum tulang yang cocok dengan Lyndsey termasuk Jacob Murray. Ketika Jacob dihubungi untuk menjalani prosedur transplantasi sumsum tulang untul Lyndsey, tanpa ragu-ragu, ia setuju dan berkata,: “Ya, tentu saja!”

(Foto: USA TODAY / Facebook)

Setelah menjalani transplantasi sumsum tulang yang disumbangkan oleh Jacob, penyakit kanker Lyndsey telah menunjukkan tanda-tanda penyembuhan dan pengurangan yang akhirnya sembuh. Lyndsey berharap suatu hari, ia akan dapat bertemu dengan pendonor sumsum tulang tak dia kenal yang telah menyelamatkan hidupnya.

Dua tahun kemudian, mimpinya terkabul ketika Lyndsey berhasil melacak Jacob dan mereka telah bertemu dalam pertandingan bisbol Clippers melawan Bison.

Dalam sebuah pengumuman di stadion dan disaksikan para menonton, mereka telah berpelukan dan akhirnya Lyndsey telah bisa bertemu mata dengan pahlawan yang telah menyelamatkan hidupnya.

(Foto: USA TODAY / Facebook)

Lyndsey mengatakan,: “Saya berbicara dengannya melalui telepon tetapi bertemu secara fisik dan berhadapan dengannya untuk menyatakan rasa syukur dan terima kasih adalah impian saya. Saya berjuang seumur hidup untuk menantikan saat ini. “

Pertemuan Lyndsey dan Jacob sangat menyentuh hati dan penuh rasa emosional. Banyak yang merasa terharu ketika melihat Lyndsey sembuh dan menjadi sehat berkat kebaikan Jacob yang bersedia menjadi pendonor untuk sumsum tulangnya.

Bagi Jacob, tujuan utamanya setuju untuk bertemu Lyndsey adalah ingin menyebarkan informasi kepada publik bahwa sangat mudah untuk benar-benar mendaftarkan nama untuk menjadi pedonor sumsum tulang dan membantu orang lain.

(Foto: USA TODAY / Facebook)

Menurut Jacob,: “Saya pikir kita semua melewati tahap kehidupan untuk memikirkan tujuan kita di sini dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi kehidupan orang lain. Hasil yang saya lihat telah memperkuat sikap dan keputusan yang telah dibuat, menunjukkan bahwa saya dan orang lain mampu melakukan hal yang benar setiap saat. “

Terkadang kita secara tidak langsung memiliki kekuatan untuk membuat keputusan yang pada akhirnya dapat membantu orang lain yang benar-benar membutuhkannya.

Jacob Murray tidak pernah menyesali keputusan yang telah dia buat dan dia bersyukur karena menyelamatkan nyawa orang lain yang tidak dia kenal.(yant)

Cancer survivor meets her hero

She waited so long just to know his name. Meeting him in person was beyond any of her expectations.

Posted by USA TODAY on Thursday, December 13, 2018

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds