Ottawa — Angkatan Udara Kanada berencana untuk membeli pesawat tanpa awak baru dalam waktu enam tahun. Keputusan ini diambil setelah menghabiskan waktu hampir dua dekade, dalam menimbang berbagai pilihan.

Pasukan Kanada telah bekerja sejak awal 2000-an untuk menemukan pesawat udara tak berawak yang dapat melakukan pengawasan atas wilayah Kanada yang luas dan mendukung misi di luar negeri.

Namun, selain membeli sejumlah kecil pesawat tak berawak sementara untuk perang di Afghanistan, militer tidak pernah mampu membuat banyak kemajuan dengan armada permanen.

Komandan Angkatan Udara, Letjen Al Meinzinger mengatakan, dia yakin akan segera berubah setelah pemerintah Trudeau menjadi yang pertama yang secara resmi mengesahkan pembelian armada UAV (drone) bersenjata melalui kebijakan pertahanannya.

Dalam sebuah wawancara, Meinzinger mengatakan angkatan udara hampir selesai menyusun opsi-opsi. Dia terjebak selama bertahun-tahun, dan akan segera pindah ke fase berikutnya dengan mengajukan proposal kepada pejabat pengadaan.

Sementara militer telah menyambut keputusan Kanada untuk membeli drone bersenjata dan berjanji untuk mematuhi hukum internasional, beberapa pendukung kontrol senjata telah menyatakan keprihatinan tentang zona abu-abu resmi yang dihuni senjata-senjata tersebut. (THE CANADIAN PRESS/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds