Erabaru.net. Gurun pasir merupakan wilayah yang beriklim kering, sulit bagi tanaman biasa untuk bisa tumbuh di padang pasir.

Coba bayangkan sejenak, saat lelah berjalan dan disiksa haus yang tak tertahankan di gurun pasir yang luas tiba-tiba melihat semangka, pasti akan sangat terkejut dan bersemangat. Tetapi semangka yang tumbuh di padang pasir dihimbau sebaiknya jangan disentuh apalagi dimakan.

Semangka adalah buah pereda dahaga. Tentu sangat menyenangkan bisa menikmati semangka segar di padang pasir, tetapi semangka yang tumbuh di padang pasir bukanlah semangka yang biasa kita makan, melainkan “Handhalah” yang mirip dengan bentuk semangka yang memiliki banyak nama umum termasuk colocynth, apel pahit, mentimun pahit, labu padang pasir, egusi, anggur Sodom, atau labu liar, adalah tanaman padang pasir asli dari Cekungan Mediterania.

Labu padang pasir ini memiliki diameter 3-10 cm, warnanya kuning, kuning muda hingga putih.

Buah ini merupakan sejenis tanaman beracun, semua bagiannya beracun, bisa digunakan sebagai insektisida. Kalau tersentuh akan menyebabkan lesi kulit, gatal di telapak tangan. Kalau sudah keracunan bisa menyebabkan sakit kepala, diare, gagal ginjal hingga mengancam jiwa !

Jadi, jangan pernah menyentuh buah ini jika kebetulan ketemu buah mirip semangka ini di padang pasir. karena akan keracunan yang dapat menimbulkan konsekuensi serius.

Sumber: kknews

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular