Erabaru.net. Delapan bulan lalu, seorang wanita di Thailand berusia 59 tahun dengan demensia meninggalkan rumahnya untuk mengunjungi putranya yang tinggal di dekatnya, tetapi dia malah berjalan sejauh 634 km ke Tiongkok.

Wanita itu, diidentifikasi sebagai Kaeomanee Arjaw, dari suku Akha Hill. Dia tinggal di Chiang Rai, yang terletak di zona Segitiga Emas pegunungan, berbatasan dengan Laos dan Myanmar.

Dia pertama kali dilaporkan oleh keluarganya hilang pada 12 Juni 2018, lapor MailOnline.

Pekan lalu, Arjaw akhirnya bersatu kembali dengan putrinya setelah pejabat di Tiongkok menemukannya berkeliaran di Kunming pada akhir Januari.

Para pejabat dilaporkan menemukan kartu identitas Thailand padanya, yang memungkinkan mereka untuk segera menghubungi konsulat setempat. Masih belum jelas rute mana yang diambilnya yang akhirnya membawanya ke Tiongkok, karena berbatasan dengan Laos dan Myanmar.

“Dia memberi tahu para pejabat bahwa dia pergi ke sana dengan berjalan kaki, dia terus berjalan, meminta makanan dari kios-kios di sepanjang jalan,” kata Kolonel Aekkorn Butsabarbodin dari polisi imigrasi Chiang Rai.

Didampingi oleh pejabat Thailand, putri Arjaw yang berusia 35 tahun Suchada terbang ke Kunming pada hari Kamis untuk menjemputnya.

Reuni emosional terekam dalam sebuah video menyentuh di mana ibu dan anak perempuannya dapat dilihat, menangis, saling berpelukan.

Menurut putrinya, ibunya telah kehilangan berat badannya 20 kilogram pada akhir perjalanannya.

Seorang pejabat juga dapat dilihat dalam video yang menanyakan wanita itu ke mana dia pergi ketika dia meninggalkan rumah putrinya Juni lalu.

“Aku pergi menemui putraku … aku bertemu dengannya, lalu aku terus berjalan,” jawab wanita itu. “Tidak ada mobil di sekitar.”

Pasangan ibu dan anak itu terbang kembali ke Chiang Rai, Thailand untuk akhirnya bersatu kembali dengan anggota keluarga lainnya.(yant)

Sumber: Nextshark

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular