Erabaru.net. Selama perayaan Imlek, banyak industri jasa dan ritel masih harus bekerja. Tentu saja, mal-mal juga tidak terkecuali. Pada saat orang-orang sedang sibuk belanja atau sekadar jalan-jakan di mal, tampak terjadi perselisihan antara konsumen dengan seorang penjaga toko di mal Kaohsiung, Taiwan.

Seorang turis asal Tiongkok terdengar marah-marah dan membentak seorang pegawai toko di konter. Dia bahkan meminta untuk melakukan siaran langsung/meminta orang-orang mendekat, agar semua orang tahu dan menilai siapa yang benar dan salah dalam hal itu. Ulah turis tiongkok itu pun menjadi perdebatan oleh para netizen..

Melansir laman “ETtoday News”, seorang turis dari Tiongkok yang mengenakan pakaian hijau membeli sebuah kalung mutiara di salah satu konter di mal di Kaohsiung,Taiwan, tetapi kemudian mengembalikan barang yang sudah dibelinya. Seorang kasir wanita merasa alasan pengembaliannya itu sangat tidak masuk akal, jadi dia menolak pengembalian barang tersebut.

Tak disangka, turis Tiongkok itu langsung naik pitam dan terus memaki si kasir dengan nada emosi,: “Pokoknya saya mau mengembalikan, tidak jadi beli! Jika kamu tetap menolak pengembalian barang, saya akan ke sini dan mengajak ibu saya, biar bangkrut toko ini tidak bisa berdagang !”

(Foto: tw.news.yahoo.com)

Ada pun alasan turis Tiongkok itu mengembalikan barang pembeliannya, karena menurutnya kalung mutiara yang dibelinya palsu, baru pakai sebentar sudah rusak/cacat fisik, katanya.

Sementara menurut pegawai toko, kerusakan kalung itu karena faktor “ manusia/si pemakai”. Jadi tidak bisa dikembalikan. Akibatnya, kedua belah pihak pun berdebat dengan sengit.

Turis Tiongkok itu bahkan mengucapkan kata-kata yang sangat kasar dan menusuk perasaan. “Kalung apaan ini sampai puluhan ribu dollar Taiwan, dasar kau X X X ,” katanya dengan marah.

Kemudian, dia meminta kerabat dan teman-temannya dari Tiongkok untuk menilai, siapa yang benar dan salah dalam hal itu. Namun, karena kedua belah pihak masing-masing bersikeras dengan alasannya, hingga akhirnya melapor ke polisi untuk menangani perselisihan tersebut.

(Foto: ETtodaynews-Taiwan)

Setelah polisi tiba di lokasi, turis Tiongkok masih saja marah-marah, sampai-sampai polisi juga tak tahan mendengar ocehannya yang tak bisa diam, kemudian menghardiknya, : “Ini Taiwan, bukan Tiongkok!”

Turis Tiongkok itu tersentak mendengar bentakannya dan membalasnya. “Wah..wah…kau mau main kasar ya? Hei saudara-saudara sekalian coba kalian dengar, kedua polisi ini mau membawa saya ke kantor polisi untuk interogasi. Mereka bilang mau memeriksa identitas saya. Menurut kalian memangnya apa kesalahan saya, mau memeriksa identitas saya segala, memangnya apa salah saya ? “katanya berapi-api di depan umum.

Karena suaranya yang lantang, sehingga menarik banyak orang yang berkerumun menyaksikan aksinya.

Akhirnya polisi pun berkata dengan tak berdaya: “Perselisihan konsumen semacam ini hanya bisa ditangani oleh petugas perlindungan konsumen. Ribut-ribut tidak akan menyelesaikan masalah.”.

(Foto: ETtodaynews-Taiwan)

Banyak netizen yang menyaksikan peristwa itu pun menjadi emosi dibuatnya.

“Dasar orang Tiongkok tidak tahu malu.” “Turis Tiongkok yang kesini, jangan harap bisa meraup untung.” “Pakai siaran lansung segala lagi, yang malu itu kau sendiri” demikian komentar netizen.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular