Erabaru.net. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo sekitar pukul 16.40 waktu setempat (WS) tiba di National University Singapore (NUH), Singapura, Kamis (21/2/2019) tempat Ibu Ani Yudhoyono dirawat.

Melansir dari siaran pers BPMI Setpres, Kedatangan Presiden dan Ibu Iriana langsung disambut putra pertama Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono dan besan SBY, Hatta Rajasa.

Selepas itu, Presiden dan Ibu Iriana langsung menuju lantai 8, tempat dirawatnya Ibu Ani Yudhoyono. Di ruang perawatan, Presiden dan Ibu Iriana disambut oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan menantu SBY, Annisa Pohan.

“Terima kasih atas kedatangannya Bapak Presiden,” ucap SBY dalam keterangan BPMI Setpres.

Presiden dan Ibu Iriana kemudian melihat Ibu Ani. “Kami dan seluruh masyarakat Indonesia mendoakan untuk kesembuhan Ibu,” ucap Presiden.

Setelah itu, Presiden dan Ibu Iriana berbincang-bincang dengan SBY di sebelah ruang perawatan.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, putra bungsu Presiden Kaesang Pangarep, Agus Harimurti, dan Annisa Pohan.

(BPMI Setpres)

Pukul 17.20 WS, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan terbatas meninggalkan NUH menuju Bandara Udara Internasional Changi Singapura untuk langsung kembali ke Jakarta. 

Melalui rekaman video, SBY mengumumkan sang istri divonis kanker darah. “Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air Ibu Ani Yudhoyono mengalami blood cancer atau kanker darah dan karenanya harus menjalani perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura,” kata SBY melalui rekaman video pada Rabu, 13 Februari 2019.

Istri Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) divonis mengidap kanker darah.

Sebelumnya SBY melalui rekaman video menyampaikannya secara langsung atas vonis ini.

“Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air Ibu Ani Yudhoyono mengalami blood cancer atau kanker darah dan karenanya harus menjalani perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura,” demikian kata SBY melalui rekaman video pada Rabu (13/2/2019). (asr)

Share

Video Popular