Erabaru.net. Wang adalah seorang pedagang eceran. Suatu hari, dia pergi ke bank sambil membawa uang koinya sebanyak 100.000 yuan (sekitar Rp 208 juta), Wang ingin menyetor uang koinnya itu. Para karyawan bank yang melihatnya pun tercengang. 

Tumpukan koin-koin itu adalah hasil simpanannya selama beberapa tahun. Karena tidak ada tempat menyimpan di rumah, lagipual dia juga sayang membelanjakannya, akhirnya ke bank untuk menabung.

Untuk menghitung uang koin sebanyak itu, pihak bank segera membentuk satu tim yang terdiri lebih dari 20 orang untuk menghitungnya, dan meminjam sebuah alat khusus untuk mendeteksi keaslian uang koin itu.

Setelah lebih dari lima jam penghitungan yang melelahkan, akhirnya tumpukan koin itu selesai dihitung. Namun, karyawan bank mengatakan koinnya kurang 20 yuan (sekitar Rp. 40 ribu).

Mendengar itu Wang buru-buru berkata: “Ah…tidak mungkin, uang itu saya tabung sedikit demi sedikit setiap hari. Saya ingat betul jumlahnya juga tidak pernah salah, jadi tidak mungkin kurang!”

Namun, staf bank tetap mengatakan bahwa uangnya memang kurang Rp 40 ribu . Mendengar staf bank tetap bersikukuh dengan hitungannya.

Wang tiba-tba tersenyum dan berkata , : “Apa perlu dihitung ulang.”.

Sontak saja staf bank dibuat terkejut mendengarnya dan buru-buru berkata, tidak usah…tidak usah.

Ya sudah kalau memang kurang Rp 40 ribu. Kata staf bank dalam hati daripada harus menghitung ulang.

Wang mengucapkan terima kasih atas pelayanan para karyawan bank yang memuaskan nasabah.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular