Erabaru.net. Anak-anak generasi sekarang benar-benar bahagia. Masa kecil mereka selalu diisi dengan berbagai kenangan yan indah, bisa memiliki segala sesuatu yang dinginkan. Jauh lebih beruntung daripada generasi yang lebih tua!

Tetapi tidak semua orang bisa sebahagia itu, ada anak-anak yang harus menjalani hidup yang keras semasa kecil.

Kisah bocah 11 tahun ini memang menguras air mata, dan Anda akan menghargai segala sesuatu yang Anda miliki saat ini setelah melihat kenyataan yang memilukan bocah itu.

Alexis Peralta, seorang bocah laki-laki dari Dagami, Leyte Utara, Philipina ini memiliki sikap layaknya orang dewasa. Namun, di usianya yang masih sangat belia, ia tidak memiliki masa kecil yang indah.

Ia harus memikul beban keluarga, mengurus adik laki-lakinya berusia 4 tahun yang cacat. Ia juga harus berjalan sejauh 3 kilometer sambil “menggendong AJ, adiknya yang berbobot 15 kg itu setiap hari ke sekolah” dan “Butuh waktu dua jam untuk sampai ke sekolahnya.” Menyedihkan !

(Foto: video screenshot)

Menurut sumber mengatakan bahwa ayahnya meninggalkan mereka sejak tujuh tahun yang lalu, sementara ibunya, Luna Boloy bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Manila. Kedua anaknya itu dititipkan kepada ayah tirinya. Ibunya telah berjanji pada kedua anaknya akan segera pulang setelah punya cukup uang.

(Foto: video screenshot)

Kedua bersaudara itu mengira hidup mereka perlaha-lahan akan menjadi lebih baik, tetapi mereka tidak pernah menyangka hidupnya akan selalu penuh dengan penderitaan. Ayah tiri Alexis seringkali “memukul” mereka, Karena selalu dipukul, Alexis terpaksa pergi dari rumah sambil membawa adik laki-lakinya.

Gerakdine Nical, kepala sekolah Alexis yang iba melihat nasib mereka yang tidak punya tempat untuk menetap, kemudian “menyediakan kantor kerjanya sebagai tempat tinggal sementara untuk Alexis dan adiknya”.

(Foto: video screenshot)

Jangan melihat usia Alexis yang masih kecil, dia hampir bisa mengerjakan segala sesuatu untuk bertahan hidup, mulai dari merawat adiknya, pekerjaan rumah tangga dan sebagainya, bahkan ia mengambil alih beban tanggung jawab sebagai kepala keluarga!

(Foto: video screenshot)

Hidup yang dijalani Alexis memang keras. Karena ayahnya tidak peduli dengan mereka, dia bersikeras tidak akan meninggalkan adiknya, “Saya akan selalu bersama adikku,” katanya sambil meneteskan air mata.

(Foto: video screenshot)

Kisah nyata yang memilukan ini segera menjadi viral di media sosial. hanya dalam semalam telah ditonton lebih dari 12 juta netizen, bahkan secara eksklusif diwawancarai media setempat!

Alexis selalu berharap ibunya segera pulang, dan berkat bantuan media, akhirnya harapannya terwujud!

(Foto: video screenshot)

Ada pun mengenai sumbangan. sebagian besar netizen menghubungi ibu Alexis secara langsung atau ditransfer ke rekeningnya atau rekening guru Alexis.

Semoga Tuhan selalu memberkati kedua kakak beradik ini!(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular