Washington – Sekelompok koboi melakukan perjalanan panjang ratusan kilometer menuju Washington. Mereka kemudian pulang ke negara bagian masing-masing setelah gagal menemui Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Para peternak itu masih menunjukkan rasa hormat. Topi koboi yang bertuliskan, “Donald J. Trump” masih disimpan, untuk dapat diserahkan langsung kepada presiden mereka.

Komunitas bernama Cowboys for Trump itu adalah kelompok yang menunggang kuda untuk menggemakan tiga isu. Salah satunya adalah masalah keamanan perbatasan selatan, melindungi bayi yang belum lahir, dan menjaga Amandemen Kedua, menurut halaman Facebook mereka.

Dalam aksi sebelumnya mereka berkuda selama satu minggu. Para koboi berangkat dari Maryland pada 15 Februari 2019 dan menyelesaikan perjalanan pada 22 Februari 2019.

Setelah ‘para patriot’ meninggalkan Gedung Putih, mereka segera dipanggil oleh ‘Fox & Friends’ untuk wawancara di Manhattan, dan itu adalah kejutan yang tidak ingin mereka lewatkan. Setelah wawancara, Couy Griffin, salah satu koboi utama, mendapat telepon dari Trump. Pria itu mendukung kebijakan Trump yang mengumumkan keadaan darurat nasional untuk membangun tembok perbatasan.

Undangan ke Halaman Selatan Gedung Putih
Griffin menerima telepon dari Gedung Putih yang menjelaskan bahwa presiden akan menelponnya dengan nomor yang tidak diketahui. Dan beberapa saat kemudian, telepon itu datang, dan sempat membuat Griffin tercekat, kehilangan kata-kata.

Trump menjawab dengan sederhana, “Halo?” Kata Griffin dalam sebuah wawancara. Griffin, kemudian baru bisa menjawab setelah bernapas lega, usai menampar wajahnya beberapa kali.

“Bapak Presiden, saya akan berusaha agar tidak menangis setiap kali saya berbicara dengan Anda. Karena itu adalah suatu kehormatan,” kata Griffin. “Dan aku sangat menghormati Anda dan kantor Anda.”

Aksi Cowboys for Trump berkuda dari Cumberland, MD ke Washington untuk mendukung Presiden Trump dan keamanan perbatasan, serta mempertahankan kehidupan dan amandemen kedua. (Foto : Courtesy of Cowboys For Trump/The Epoch Times)

Griffin menggambarkan percakapan itu hebat, yang berlangsung 30 menit. Presiden dan Griffin terlihat cocok, dan Trump meminta maaf karena tidak sempat menerima para koboi ketika tiba di luar Gedung Putih.

Trump berkata, meskipun dia sempat melihat mereka, dia tidak diberitahu mengapa mereka ada di sana. Jadi Trump mengundang para koboi ke Gedung Putih. Akan tetapi, Griffin menjadi ketua Komite Wilayah Otero di New Mexico, dan Dia memiliki tugas untuk dilaksanakan di New Mexico. Pada akhirnya, presiden memberi mereka undangan terbuka untuk datang ke Rumput Selatan Gedung Putih selama musim panas. Sehingga mereka dapat bertemu di sana, menurut Griffin.

Topi Khusus untuk Presiden
Beberapa kali setelah perjalanan mereka selesai, orang-orang menawarkan untuk mengambil topi dari pembuatnya, Ramie Harper, untuk mengirimkannya kepada presiden. Akan tetapi Griffin mengatakan bahwa ‘tangan pembuatnya’, adalah satu-satunya yang layak untuk tugas itu.

“Jika kita akan memberikan topi ini kepada presiden. Aku ingin Ramie menyerahkannya kepada presiden secara langsung.”

Sampai saat itu, Harper harus berpegang pada karunia simbolis, dan Griffin mengatakan memiliki pelana khusus yang penuh dengan sejarah. Dia berencana untuk memberi hadiah kepada presiden, ketika dia bertemu dengannya. (MIGUEL MORENO dan NTD News/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak Juga :

Share

Video Popular