Erabaru.net. “Sebelum meninggal, saya ingin ke pantai lagi.” Ini adalah harapan terakhir seorang pasien di Australia menjelang kematiannya, ia memohon dengan nada lemah kepada staf medis agar mewujudkan keinginan terakhirnya itu.

Pasien wanita di Queensland, Australia ini, awalnya akan segera dibawa ke hospice, yaitu perawatan pasien dengan penyakit yang sudah parah, dimana pengobatan terhadap penyakitnya tidak diperlukan lagi (dokter sudah angkat tangan).

Namun, sebelum tiba di terminal terakhir, dia memohon kepada staf medis keinginan terakhir dalam hidupnya – Ingin melihat laut. Dan untuk mewujudkan keinginan terakhirnya, dua staf medis, masing-masing Graeme Cooper dan Danielle Kellam, secara khusus memutar jalan menuju ke Teluk Hervey untuk menuntaskan keinginan terakhir pasien yang akan segera pindah ke dunia lain itu.

Cooper dan Kellam (Foto: 9news)

Saat itu, pasien masih berbaring di tempat tidur, tetapi di depan matanya adalah panorama laut yang tak berujung. Dia senang, terharu dan meneteskan air mata. “Hatiku terasa damai sekarang, semuanya baik-baik saja,”katanya lirih.

Hervey Bay, Queensland, Australia

“Dia bilang ingin ke pantai sekali lagi,” ujar Cooper, seorang staf medis yang telah 27 tahun mengabdi di Queensland Ambulance Service (QAS).

Setelah mendapatkan persetujuan dari atasannya, dia dan Kellam, rekannya kemudian membawa tempat tidur pasien ke garis pantai di sepanjang Teluk Hervey. Di sini bisa melihat permukaan laut yang tak berujung. “Kami menunggu sebentar di sana, dia menangis terharu, dan sangat bahagia.”kata Cooper. Dan menjelang malam pada hari itu, pasien telah pergi dengan tenang.

(Foto: video screenshot)

Banyak netizen yang tersentuh setelah melihat foto Cooper bersama ranjang pasien. Cooper mengatakan bahwa dia tidak berpikir foto yang diunggahnya itu akan mendapat respon yang begitu besar. “Terkadang, menyelamatkan atau membantu seseorang tidak hanya bergantung pada obat-obatan, bukan juga keahlian, tetapi empati Anda,” kata Cooper.

(Foto: video screenshot)

Michael Augustus, juru bicara Ambulance Service Center, mengatakan,: “Itu adalah satu hal yang menghangatkan sanubari. Sebuah tindakan baik yang murni dapat membantu pasien melewati detik-detik terakhirnya. Para staf medis ini layak dipuji.”

This story told to us by Helen Donaldson the Officer in charge of Hervey Bay is too good not to share. A crew were…

Posted by Queensland Ambulance Service (QAS) on Wednesday, November 22, 2017

Karena empati staf medis, membuat pasien tersebut dapat mewujudkan keinginan terakhirnya, pergi tanpa penyesalan, dan bisa dikata itu mungkin satu perbuatan yang baik yang menghangatkan sanubari, sehingga mata staf medis pun berkaca-kaca karenanya !(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

 

Video Rekomendasi:

https://www.youtube.com/watch?v=6aUeYkMal7M

Share

Video Popular