- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Seorang Ayah Berbagi Cerita Perjuangan Putrinya yang Berusia 4 Tahun Melawan Penyakit yang Menderanya, “Inilah Wujud Kanker yang Sesungguhnya!”

Erabaru.net. Andy Whelan, seorang ayah dari Oswaldtwitle, Lancashire, Inggris ini membagikan foto putrinya, Jessica Whelan di halaman Facebook saat sedang menjalani pengobatan karena kanker, “Inilah wujud kanker yang sesungguhnya”. Ekspresinya yang tampak menderita akibat siksaan penyakit yang menderanya itu membuat orang-orang tak kuasa menahan pilu.

[1]

Pada September 2015 lalu, Jessica didiagnosa memiliki neuroblastoma stadium IV. Ia yang baru berusia 4 tahun ketika itu telah berjuang selama 13 bulan melawan penyakit yang menderanya.

Sayangnya, perawatan panjang yang menyakitkan itu gagal menyembuhkan penyakitrnya. Dokter mengatakan dia hanya bisa hidup hingga beberapa minggu ke depan.

“Gadis kecilku, dari wajahnya yang pucat terlihat jelas pembuluh darah yang mencuat keluar, air mata yang tak berdaya berlinang membasahi pipinya, wajahnya berkerut kesakitan, tubuh yang kaku …” Tulis sang ayah ketika membangikan foto putrinya di facebook.

Sang ayah Andy Whelan dan Jessica Whelan

[2]

Awalnya, Jessica hanya merasakan sakit di lengannya dan dokter salah mendiagnosa sebagai infeksi tulang. Namun, saat ingin kembali ke rumah setelah perawatan 10 minggu, dokter memutuskan untuk memeriksanya sekali lagi. Itulah saat ditemukan sebuah gumpalan di sekitar hatinya dan didiagnosis — Jessica menderita kanker stadium IV.

[3]

Sejak itu, Jessica telah mulai menjalani kemoterapi yang panjang menyakitkan dan berbagai uji coba obat klinis, yang membuat rambut gadis itu rontok dari hari ke hari.

Namun, Jessica yang optimis menganggap rumah sakit sebagai rumahnya, ia menjadi teman baik dengan anak-anak yang menjadi pasien di sana, dan menjalin persahabatan yang mendalam dengan para suster.

Jessica memotong rambutnya untuk perawatan

[4]

Beberapa bulan kemudian, kondisi Jessica tampak menunjukkan tanda-tanda membaik. Dia menjadi lebih energik dan lebih bersemangat daripada sebelumnya.

Andy dan istrinya juga telah belajar cara menggunakan obat. Karena itu, Jessica bisa menghabiskan lebih banyak waktunya di rumah dan bermain dengan adiknya.

Jessica dan Thomas, adiknya
[5]
Sang ayah mengatakan,: “Suatu pagi, ketika keluarga sedang menonton TV di sofa, dia melihat seorang penderita di layar TV, lalu dia berkata kepada kami, ‘Saya tidak ingin mati.’ Kata-katanya ini seakan merajam hatiku saat itu, saya merasa putri saya sangat malang.”

[6]

Ketika semua obat pengobatan berakhir, dan pemeriksaan lanjutan, dokter memberi tahu Andy bahwa kondisi Jessica tidak memburuk tetapi juga tidak membaik.

[7]

Perawatannya dilanjutkan tapi fokusnya untuk memperpanjang umur Jessica bukan menyembuhkannya. Malangnya, pada bulan Oktober dokter onkologi menemukan kankernya telah menyebar di beberapa bagian tubuhnya.

[8]

Dokter memberi tahu Andy bahwa usia hidup Jessica paling lama hanya beberapa minggu, berita buruk ini membuat mereka sangat sedih dan kecewa. Meskipun ada berbagai tes obat-obatan lainnya, tapi itu tidak ada manfaatnya bagi Jessica.

[9]

Pada 12 Oktober kemudian, Andy dan istrinya membuat keputusan yang sangat sulit: Menghentikan pengobatannya dan membiarkannya menikmati waktu yang tersisa.

Setelah menghentikan kemoterapi, Jessica tampak bermain iPad di kamar orangtuanya

[10]

Andy mengatakan bahwa dia memilih untuk membagikan foto-foto ini di akhir hidup Jessica yang pendek karena dia ingin lebih banyak orang untuk meningkatkan kesadaran akan kanker anak-anak.

Dia juga seorang ayah yang tidak tahu apa-apa tentang kanker anak-anak. Tapi sekarang, setelah melihat putrinya mengalami begitu banyak penderitaan secara fisik dan psikologis, dia tidak ingin kehidupan malaikat-malaikat kecil ini berakhir dengan tragedi.

[11]

Dia berharap lebih banyak orang dapat berinvestasi dalam penelitian pengobatan kanker anak-anak, agar anak-anak tidal perlu merasakan siksaan kanker dan memiliki masa kecil yang bahagia.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi: