Erabaru.net. Puluhan ribu nyawa kecil memiliki kehangatan yang dia buat yang bahkan tidak bisa didapat dari ibunya.Bayi prematur itu berada dalam pelukan ibunya, dengan matanya yang kecil itu dia menguap. Kehangatan saat itu seketika melelehkan hati orang-orang. Tetapi tidak setiap kehidupan kecil itu bisa beruntung hidup sampai ke dunia ini.

Jane Chen menjumpai sebuah data yang mengejutkannya pada 7 tahun silam. Di antara 20 juta bayi prematur yang lahir di seluruh dunia setiap tahun, hampir 4 juta jiwa meninggal pada bulan pertama, terutama di daerah-daerah miskin.

Sebagian besar dari mereka meninggal karena suhu tubuh. Karena inkubator tradisional membutuhkan listrik dan juga harga alat tersebut lebih dari Rp 200 juta, itu adalah sangat mahal. Untuk melindungi bayi-bayi prematur ini, Jane Chen, mahasiswi dari Stanford University, Amerika Serikat, memutuskan untuk mengubah segalanya.

Jika tidak melihat dengan mata kepalanya sendiri di India, Jane Chen tidak akan percaya pada data yang tragis ini. Setiap saat memejamkan mata, pemandangan yang seakan mengetuk batinnya itu akan tampak jelas.

Pandangan putus asa dari para ibu itu, dan tempat tidur sederhana yang dipenuhi dengan bayi yang baru lahir itu menjadi alasannya bertahan sampai sekarang.

Sebelum menuju India, Jane Chen yang tegas dalam hal eksekusi sudah menghubungi Departemen Ilmu Komputer dan Departemen Sains dan Kimia, kemudian dengan cepat membentuk tim.

Tujuan mereka adalah mengembangkan produk penghangat bayi “Embrace” dengan harga hanya 1% dari harga inkubator tradisional. Produk ini dapat dipakai ulang, dibersihkan bahkan dapat dibawa kemana pun layaknya selimut bayi.

Embrace Bag, demikian nama inkubator ini, sebuah wearable sederhana yang didesain untuk melindungi bayi prematur dari hipotermia. Walau bentuknya yang sederhana layaknya sebuah kantung tidur, tidak tampak seperti sebuah inkubator.

Benda ini tampak seperti kantung tidur untuk bayi. Anda bisa membukanya. Dan alat ini anti-air. Tidak ada jahitan di dalamnya sehingga bisa disterilkan dengan mudah. Ini dapat melindungi bayi baru lahir yang tak terhitung jumlahnya untuk melewati masa-masa kritis.

Setiap kali dipanaskan, Anda dapat terus menghangatkan bayi baru lahir selama 6 jam. Sementara kain khusus ini dapat menjaga temperatur selalu pada suhu konstan.

Yang paling penting, mereka benar-benar berhasil mengembangkan produk penghangat bayi “Embrace” dengan harga hanya 1% dari harga inkubator tradisional. Bahkan negara-negara miskin juga mampu membelinya. Produk ini dapat dipakai ulang, dibersihkan bahkan dapat dibawa kemana pun.

Jane Chen mulai berkeliling untuk mengumpulkan sumbangan sambil membawa Embrace Bag.

“Ketika kamu melakukan yang terbaik untuk satu hal, dunia akan datang untuk membantu Anda,” katanya.

Bahkan penyanyi dan aktris Amerika Beyonce Knowles menyumbangkan lebih dari 100.000 dolar AS untuk proyek ini.

“Embrace Bag” akan menyelamatkan jutaan atau bahkan ratusa juta nyawa manusia di masa depan.

Pada tahun 2014 lalu, ia diundang oleh Presiden Obama ke Gedung Putih. Embrace Bag di tangannya itu telah menyelamatkan lebih dari 150.000 nyawa. Dan dia benar-benar berhasil melakukannya.

Nyawa-nyawa mungil yang diselamatkan ini akan memiliki masa kecil dan masa depan yang belum diketahaui.

Dengan embrace bag ini telah merebut kembali hak hidup mereka untuk hidup yang tidak kekal. “Karena aku yakin setiap orang memiliki hak untuk hidup,” kata Jane Chen.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

https://www.youtube.com/watch?v=6aUeYkMal7M

Share

Video Popular