Erabaru.net. Suatu senja lebih dari 100 tahun yang lalu, di sebuah ladang di pedesaan di Inggris, seorang petani miskin tampak sedang bekerja.

Tiba-tiba, sayup-sayup dia mendengar teriakan minta tolong dari kejauhan. Ternyata seorang remaja jatuh ke sungai.

Tanpa banyak pikir lagi, petani itu langsung melompat ke sungai untuk menyelamatkannya.

Ilustrasi.

Belakangan, orang-orang baru tahu remaja yang diselamatkan itu adalah putra dari seorang bangsawan.

Beberapa hari kemudian, bangsawan itu secara pribadi mengunjungi desa itu, ia membawa banyak hadiah untuk si petani sebagai tanda ucapan terima kasih, namun si petani menolaknya.

Petani itu mengatakan, waktu itu menyelamatkan putranya karena murni panggilan hati nurani, dia tidak akan serta merta menjadi rakus akan harta benda orang lain hanya karena orang yang diselamatkannya itu adalah kaum bangsawan.

Sampai di sini, ceritanya belum selesai.

Karena kagum dengan kebaikan dan keluhuran petani itu, dan sebagai bentuk ucapan terima kasih, bangsawan itu kemudian memutuskan membantu anak si petani mengecap pendidikan tinggi di London.

Sang petani menerima tawaran si bangsawan. Itu adalah impiannya selama bertahun-tahun agar anaknya mendapatkan pendidikan yang baik.

Petani itu sangat bahagia, karena putranya akhirnya berkesempatan melihat-lihat dunia luar dan mengubah nasibnya. Bangsawan itu juga sangat bahagia, karena ia telah mewujudkan mimpinya membalas budi si petani.

Bertahun-tahun kemudian, putra petani lulus dari St. Mary’s College of Medicine di London. Nilai akademiknya sangat mengagumkan, belakangan ia dianugerahi gelar dari Kerajaan Inggris, dan memenangkan Hadiah Nobel Kedokteran pada tahun 1945.

Sir Alexander Fleming, (Photo: Universal History Archive/UIG via Getty Images)

Dia adalah Alexandre Fleming, penemu penisilin.

Sementara itu, bangsawan muda itu juga telah tumbuh dewasa, ia menderita pneumonia parah selama Perang Dunia Kedua, tetapi untungnya, dia segera sembuh berkat penisilin.

Dan bangsawan itu (orangtua dari remaja) adalah Perdana Menteri Inggris Winston Churchill.

Baik petani maupun bangsawan itu telah memberikan bantuan mereka ketika orang lain membutuhkan, dan karena kebaikan tulus mereka, mereka telah menanam benih yang baik untuk keturunan mereka sendiri dan bahkan negara.

Banyak hal-hal luar biasa tak terduga yang terjadi dalam kehidupan seseorang, terkadang disaat kita membantu orang lain atau berterima kasih kepada orang lain, mungkin ada imbal balik yang tidak kita sadari.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular