Erabaru.net. Kita tahu burung elang adalah makhluk Tuhan yang sangat hebat bukan hanya karena penampilannya, tetapi juga kecerdasan dan kemahiranya dalam berburu.

Jadi, tidak heran mengapa burung elang sering digunakan sebagai maskot atau simbol untuk suatu negara.

Baru-baru ini viral sebuah kejadian yang luar biasa tentang perjalanan seekor elang menyebabkan banyak perdebatan di antara para pengguna internet.

Seorang pria muda bernama Fahd Qash dari wilayah Jizan, Arab Saudi telah menemukan seekor elang yang sudah mati saat dalam perjalanan. Setelah dia memeriksa dengan teliti, Fahd telah menemukan perangkat GPS beserta email pemiliknya di tubuh elang.

(Foto: Faifa)

Rupanya, sekelompok ilmuwan telah mempelajari lokasi migrasi elang dan elang itu adalah salah satu dari 20 elang yang digunakan sebagai bahan percobaan. Perangkat GPS berhasil mencatat semua lokasi perjalanan yang telah dilalui elang.

(Foto: Faifa)

Dilaporkan bahwa dalam waktu satu tahun, semua burung elang telah terbang dan singgah di banyak negara tetapi tidak pernah pergi ke laut. Meskipun telah ke banyak negara di Timur Tengah, para ilmuwan masih bingung bahwa elang-elang ini menghindari diri mereka terbang ke perairan seperti Laut Kaspia dan Laut Merah.

(Foto: Faifa)

Sekelompok peneliti yang menyebut diri mereka British Birds telah melacak 16 spesies Steppe dan menemukan bahwa penerbangan harian terpanjang yang pernah dicatat oleh elang adalah 355 km!

Berdasarkan siklus tahunan, dilaporkan bahwa seekor elang akan menghabiskan sekitar 31,5% di daerah salju, 41,9% di daerah perkembangbiakan dan sisanya 26,6% untuk bermigrasi.

Statistik ini bersama dengan peta tersebut membuktikan bahwa elang adalah binatang yang sering bergerak dan menjelajah ke berbagai tempat.

Tampaknya elang lebih sering mengembara daripada kita manusia. Menyenangkan jadi elang ya?(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular