Erabaru.net. Anak laki-laki ini berusia 15 tahun, seorang bocah tanggung tapi dia harus memikul tanggung jawab keluarga. Mata kedua orangtuanya tidak bisa melihat. Ayahnya benar-benar buta, sedangkan ibunya hanya bisa melihat samar-samar, dan itu juga hanya terbatas pada hal yang sangat dekat dengan matanya.

Bocah tanggung ini adalah satu-satunya orang yang normal secara fisik di rumah yang beranggotakan tiga orang.

Kedua orangtuanya cacat, sehingga anak laki-laki itu pun menjadi satu-satunya pilar dalam keluarga. Baik itu pekerjaan rumah tangga atau pekerjaan di sawah, semuanya dikerjakan olehnya sendirian. Sehari-hari, selain menggarap sawah, dia juga masih harus sekolah.

Karena kedua orangtuanya tidak dapat bekerja, sehingga tidak ada sumber pendapatan dalam keluarga tersebut.

Untuk kebutuhan sehari-hari, selain mengandalkan subsidi dari pemerintah daerah setempat setiap bulan, bocah tanggung itu menanam bahan makanan pokok dan sayuran di kebunnya.

Bocah itu tidak mengizinkan orangtuanya memasak. Alasannya karena kedua orangtuanya tidak bisa melihat, sangat rentan terluka atau terbakar benda panas, jadi dia yang memasak sendiri meski sudah lelah sekali pun.

Bocah itu adalah sosok pekerja keras, selama liburan musim panas, ia bekerja apa saja mencari uang untuk menghidupi keluarganya.

Demi keluarga, ia membei kulkas dan TV dengan hasil keringatnya sendiri. Sulit membayangkan bocah tanggung itu telah menjalani hidup yang keras sejak berusia 15 tahun.

Ayah bocah laki-laki itu mangatakan, dia merasa sangat bersalah pada putranya, nasib anaknya getir. Karena dia dan istrinya cacat, anaknya sudah mulai bertani ketika mereka berusia lima atau enam tahun.

Bocah itu mengatakan bahwa keinginan terbesarnya adalah menyembuhkan penyakit mata orangtuanya kelak setelah dia tumbuh dewasa. Dia berharap kedua orangtuanya dapat melihat dunia lagi.

Nasib yang dialami bocah tanggung itu memang menyedihkan, tapi apalah daya, karena hidup memang seperti itu, dan masih banyak lagi bocah-bocah di belahan dunia lain yang bernasib malang seperti dirinya !(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular