Erabaru.net. Gelandangan juga memiliki kepribadian yang baik dan harga diri! Dalam kehidupan nyata, hubungan antara manusia dengan uang membuat orang berpikir tentang kalimat ini, “Uang bukan segalanya, tetapi tanpa uang segalanya juga mustahil!”

Benarkah godaan akan uang itu benar-benar sangat kuat hingga tak kuasa menolaknya ? Ada orang yang melakukan percobaan ini untuk menguji kerakusan orang akan uang, dan hasilnya sungguh tak terduga.

(Foto:Pixabay)

Raphael, seorang YouTuber Jepang, mencari seorang tunawisma tua menjadi aktornya, dia memberinya uang tunai sebesar 1 juta yen (sekitar Rp 125 juta), dan menyuruhnya membelanjakan hingga habis uang itu sesukanya dalam satu hari.

Raphael mengatakan kepada tunawisma itu, jika uang itu tidak dihabiskan dalam satu hari, sisanya akan diambil kembali semuanya.

Memangnya ada makan siang gratis di dunia ini ? Tunawisma itu merasa mungkin itu sejenis realiti show untuk ngerjain seseorang. Berpikir sampai di situ dia bertanya dengan ragu, “Saya tidak akan ditangkap kan?”

“Jangan khawatir, bapak belanjakan saja uangnya, sisanya nanti baru dikembalikan!” Sahut Raphael.

Selanjutnya Raphael mulai merekam….

(Foto: Video screenshot)

Berdasarkan sifat manusia, jika secara tiba-tiba mendapatkan rezeki nomplok, maka Raphael pun berpikir bahwa tunawisma itu akan membelanjakan uangnya sepuasnya, memilih barang-barang yang paling mahal dan terbaik.

Namun, tunawisma itu membeli sepatu, kaos, makanan, dan bir serta kebutuhan barang sehari-hari di toko terdekat.

Karena tidak punya tempat tinggal yang tetap, dia masuk ke hotel untuk mandi membersihkan diri, menata penampilannya supaya terlihat bersih dan rapi.

Setelah menata penampilannya, tunawisma itu tampak jauh berbeda dengan penampilan sebelumnya yang dekil berantakan.

“Sekarang bapak terlihat seperti seorang bos perusahaan besar !” Puji Raphael melihat penampilannya yang segar. Tunawisma itu tersenyum, sedikit malu tampaknya.

(Foto: video screenshot)

Raphael berpikir, yang akan dilakukan tunawisma itu selanjutnya mungkin mencari sebuah tempat untuk menikmati hidupnya sejenak, makan dan minum sepuasnya.

Tapi tak disangka, tunawisma itu ke toko pakaian murah untuk membeli celana, kemudian ke mal membeli kaos dan handuk.

Kali ini, Raphael tidak bisa menebak, ia bertanya dengan penasaran pada tunawisma itu : “Bukankah barang-barang ini sudah dibeli tadi ?”

“Karena toko di sini lebih murah!”sahut tunawisma itu spontan.

Raphael merasa agak sulit dipercaya. Dari sini, dia tidak melihat keserakahan tunawisma itu. Sebaliknya, sangat peduli dengan uang orang lain.

Dia tidak membelanjakan sesukanya, hanya membeli barang yang benar-benar dibutuhkannya, sebisa mungkin menghemat.

(Foto: video screenshot)

Setelah membeli pakaian, tunawisma itu bermaksud mengembalikan sisanya sebesar 970.000 yen ke Raphael, artinya tunawisma itu hanya membelanjakan 30.000 yen.

Dikasih uang untuk membelanjakan sesukanya, tapi tidak dipakai semaunya, apakah itu sudah puas baginya? Raphael nyaris tak percaya tunawisma itu mengembalikan sebagian besar uangnya.

Meskipun Raphael tidak menerima uang kembaliannya, tapi dia penasaran dan perlu bertanya pada tunawisma itu.

“Bapak yakin tidak ada kebutuhan lain lagi untuk dibeli? Jangan khawatir, bapak bisa menggunakan uang ini sesukanya!” kata Raphel.

(Foto:video screenshot)

Karena Raphael berkata dengan gamblang boleh membelanjakan uang itu sesukanya, tunawisma itu pun berpikir sebentar, kemudian berkata, “Saya ingin KTV – Karaoke TV”, lalu tunawisma itu kembali ke hotel tadi.

Tunawisma itu mengambil setumpuk uangnya dan berkata,: “Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan uang sebanyak ini, ya sudah itu saja, cukup.” Kata si tunawisma, sambil mengembalikan sisa uang itu ke Raphael.

Namun, tunawisma itu mengajukan permintaan terakhir, ia ingin menginap semalam di hotel, setelah itu, melanjutkan hidupnya seperti biasa sebagai tunawisma.

Raphael menyodorkan kembali tumpukan uang kertas itu ke tunawisma, terserah si tunawisma mau diapakan dengan semua uang itu, tetapi si tunawisma tidak menerima semua uangnya.

“Cukup beri saya biaya untuk menginap semalam saja,” katanya.

Tunawisma itu selalu merasa bahwa dia tidak bisa menerima sesuatu tanpa kerja, dan tidak perlu menghabiskan uang begitu banyak dalam satu hari.

(Foto: video screenshot)

Kejujuran dan kesederhanaan tunawisma itu memang benar-benar membuat Raphael tersentuh, sendirian hidup berkelana di luar, tetapi tidak serta merta tergoda dan lupa diri mendapatkan uang yang tak terduga.

Lalu, Raphael berkata pada tunawisma itu : “Semua sisa uang ini menjadi milik bapak sekarang, anggap saja sebagai biaya penampilan bapak.”

“Sebenarnya kami sedang melakukan percobaan di jalanan, dan sekarang percobaan telah selesai” Kata Raphael.

Tunawisma itu baru tahu setelah dijelaskan oleh Raphael.

Raphael mengatakan bahwa dia akan mengajak tunawisma itu untuk karaokean bersama kelak.

Tunawisma itu tampaknya sangat senang bisa menjalin persahabataan dengan Raphael, lalu pergi setelah mengucapkan terima kasih padanya.

(Foto: video screenshot)

Video percobaan itu seketika menjadi viral setelah ditayangkan, dan telah ditonton lebih dari 2,5 juta netizen.

“Saya tidak berpikir saya akan mengatakan hal seperti ini. Meskipun syuting hari ini selesai lebih awal, juga tidak mendapatkan hasil yang diharapkan, tetapi saya sangat terkesan dengan tindakan tunawisma itu”

Banyak netizen memuji tunawisma itu.

“Mantap, punya harga diri, meski miskin, tapi tetap punya kepribadian yang baik dan martabat yang terjaga.”

“Saya sangat mendukung kalau uang itu sangatlah ideal dan layak digunakan pada orang yang tepat seperti tunawisma itu.”Demikian tulis netizen.

(Foto: video screenshot)

Fakta membuktikan, ternyata tidak semua orang serakah akan uang. Tunawisma dalam percobaan tersebut di atas adalah sosok orang yang telah banyak makan asam garam, dia pernah menjalani hidup yang getir, tahun betul tidaklah mudah mencari uang, sehingga dia selalu menghemat, dan membeli sesuatu yang memang benar-benar dibutuhkan.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular