Erabaru.net. Serigala memang ganas, tapi hanya demi makanan, dan sejahat-jahatnya serigala juga tidak akan meninggalkan keluarganya.

Sementara ular memang berdarah dingin, dan demi pertahanan diri, dimana meski memiliki racun yang mematikan juga tidak akan meracuni teman seperjalanannya.

Namun, beda dengan yang namanya manusia, demi kepentingan diri, manusia dapat mencelakai/mengkhianati teman bahkan saudara sendiri dengan kejam hanya demi harta benda.

Meskipun masyarakat realistis, kejamnya dunia, dan hati manusia itu kompleks, tidak mudah untuk melihatnya dengan jelas, jadi lebih baik jalani hidup kita dengan baik/alami, tidak perlu susah payah menguras pikiran untuk hal-hal negatif (niat jahat).

Jangan dengan teganya mencelakai orang lain, jalani hidup secara sederhana, tidak perlu membanding-bandingkan dengan orang lain, maka hidup itu pun menjadi santai, pikiran tenang, jaga sekeping hati yang baik, hidup sampai akhir hayat sesuai dengan hukum alam.

Sekali lagi, sejahat-jahatnya serigala, dan sedingin-dinginnya ular juga tidak sejahat dan sedingin hati manusia.

Ada orang yang tak pernah puas – ibarat pribahasa dikasih hati minta jantung, ada orang yang memanfaatkan kebaikan seseorang untuk kepentingannya, ada yang menganiaya orang lain karena kepolosannya, ada yang menjadi semakin semaunya saat berulang kali kita sudah mengalah, jika terus bersabar maka tindakannya akan semakin menjadi-jadi dan tak terkendali lagi.

Sejahat-jahatnya serigala, dan sedingin-dinginnya ular juga tidak sekejam hati manusia! Berapa banyak ular yang tersembunyi dan berapa banyak serigala berwajah manusia di tengah masyarakat.

Hati manusia paling kejam dan beracun, suka balas menggigit, suka mencelakai demi kepentingan semu.

Jika Anda berteman dengan mereka, dipastikan Anda akan menjadi korbannya, dan Jika Anda berjalan seiring bersama mereka, Anda pasti akan celaka.

Tak dipungkiri ada manusia yang terlalu bengis, ada yang sangat kejam. Jika Anda tidak waspada, Anda akan menjadi orang yang tak bisa membedakan mana yang baik dan jahat. Jika Anda tidak hati-hati, maka Anda akan menjadi korban dari orang yang Anda tolong.

Manusia, ada yang baik dan jahat, begitu juga dengan hati/pikiran manusia, ada yang baik dan jahat. Orang baik memiliki niat baik, sebaliknya orang jahat sering melakukan kejahatan.

Sejahat-jahatnya serigala dan sedingin-dinginnya ular juga tidak sekejam manusia! Kebaikan ada garis bawahnya, mengalah juga ada frekuensinya, niat baik itu harus dibedakan kepribadiannya.

Jangan pernah bergaul dengan teman seperti serigala, dan jangan membantu orang picik/licik seperti ular, kebaikanmu harus dibalas terhadap orang yang baik kepadamu, dan berikan kebaikanmu pada orang yang tahu berterima kasih!(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular