Erabaru.net. Kepakan sayap kupu-kupu di hutan belantara Brasil, mungkin akan menyebabkan tornado di Texas, Amerika Serikat. Satu tindakan sepele yang tak berarti mungkin dapat mengubah hidup seseorang. Ini bukan melebih-lebihkan.

Ford, sebuah perusahaan otomotif yang terkenal asal Amerika Serikat ini, tidak hanya membuat industri otomotif AS mendominasi pangsa dunia, tetapi juga mengubah kondisi ekonomi rakyat Amerika Serikat.

Tapi siapa yang bisa menduga pencipta keajaiban ini, yakni Henry Ford hanya melakukan tindakan sepele dengan memungut kertas sampah saat akan “mengetuk pintu” direktur ketika melamar kerja di perusahaan kala itu.

Pada saat itu, Ford baru lulus dari perguruan tinggi, dia melamar kerja di sebuah perusahaan otomotif, beberapa orang yang melamar bersamaan dengannya rata-rata memiliki pengalaman dan pendidikan yang lebih tinggi darinya.

Ketika pelamar lain yang diwawancarai, Ford merasa putus asa, tidak ada harapan lagi untuknya.

Saat dia berjalan ke ruang direktur, dia melihat selembar kertas di lantai depan pintu, kemudian membungkuk secara alami dan memungut kertas itu. Dia melihat-lihat kertas itu, ternyata secarik keras buangan, lalu membuangnya ke tempat sampah. Tindakan sepele Ford itu telah disaksikan langsung oleh direktur.

Ketika Ford baru mengucapkan sepatah kata : “Saya Ford yang datang untuk melamar kerja.”

“Bagus, bagus sekali, tuan Ford, Anda telah diterima,”kata direktur.

Keputusan yang mengejutkan Ford, sebenarnya hal itu berasal dari tindakannya yang tak disengaja.

Sejak itu, Ford mengawali perjalanan gemilangnya hingga perusahaan tersebut berganti nama, menjadikan Ford Motor Company yang didirikan oleh Henry Ford ini terkenal di seluruh dunia.

Seorang salesman dari Ping An Insurance Company juga memiliki kejutan yang mirip seperti Ford.

Dia berulang kali mengunjungi manajer umum sebuah perusahaan, dan faktor yang membuat sang manajer menerima tawarannya hanya karena salesman itu memungut kertas sampah secara spontan dan membuangnya ke tong sampah saat dia berjalan ke ruangan manajer.

Manajer umum berkata kepadanya: “Saya telah mengamati (melalui kaca jendela) sepanjang pagi, untuk melihat karyawan mana yang akan mengambil kertas sampah itu, tapi tak disangka justru kamu yang memungutnya.”

Dan sebelum bertemu dengan manajer umum ini, dia diabaikan selama lebih dari 3 jam, banyak rekan seprofesinya ini bersaing untuk mendapatkan pelanggan besar ini.

Akhir yang diperoleh Henry Ford dan salesman tersebut di atas sekilas tampak kebetulan, sebenanya tu adalah keniscayaan. Setiap hal apa pun pasti ada sebab-akibatnya.

Tindakan bawah sadar mereka berasal dari suatu kebiasaan, dan kebiasaan itu berasal dari sikap positif mereka, seperti yang dikatakan oleh psikolog dan filsuf terkenal William James. “Taburlah pemikiran, Anda akan menuai tindakan ; Taburlah tindakan, Anda akan menuai kebiasaan ; Taburlah kebiasaan, Anda akan menuai karakter ; Dan taburlah karakter, Anda akan menuai nasib.”

Ini berarti bahwa nasib tergantung dengan pikiran. Seseorang yang berpikir besar, akan menjadi orang besar. Sebaliknya seseorang yang berpikir kerdil, akan menjadi orang kerdil

Sebenarnya, “efek kupu-kupu” yang digunakan oleh para ilmuwan untuk menggambarkan teori chaos juga ada dalam sejarah hidup kita : sebuah upaya yang berani, senyum yang cemerlang, satu tindakan kebiasaan, sikap yang positif dan tulus, dapat memicu titik awal yang tak terduga dalam kehidupan setiap orang, dan hasil yang diperoleh juga jauh lebih dari sekadar sukacita dan imbalan yang dangkal.(jhn/yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular