- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Ledakan Dahysat di Pabrik Kimia Tiongkok Memicu Guncangan Gempa Magnitudo 3,0

Gu Qing-er

Erabaru.net. Ledakan dahsyat terjadi di sebuah pabrik bahan kimia yang memproduksi pestisida di Yancheng, Provinsi Jiangsu, Tiongkok, pada Kamis 21 Maret lalu sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Dampak ledakan keras ini menyebabkan jendela-jendela gedung di sekitar lokasi kejadian hancur berantakan. Sejumlah korban tewas maupun luka-luka tersungkur di jalanan.

Di antara korban itu, tampak bekas darah di wajah beberapa anak-anak dan menangis histeris di tempat kejadian.

Pihak berwenang Komunis Tiongkok mengatakan enam orang dinyatakan tewas dan 30 lainnya luka serius.

Melansir media Tiongkok, Pusat Jaringan Gempa Tiongkok (CENC) mencatat gempa bermagnitudo 3,0 pada saat terjadinya ledakan dengan kedalaman 0 km. Gempa ini diduga disebabkan oleh gelombang kejut dari ledakan besar itu.

Dari gambar dan video yang beredar ke dunia maya, kobaran api tampak menjulang tinggi.  Asap tebal membentuk awan di angkasa. Sayup-sayup terdengar suara ledakan.

Kaget ledakan itu, banyak warga berusaha menyelamatkan diri dari tempat kejadian.

Sementara menurut laporan “Yangtze Evening Post”, akibat ledakan banyak kaca jendela rumah di wilayah pemukiman Guannan di utara Guanhe dan kaca jendela sekolah sekitarnya hancur. Sementara itu, belasan mobil yang diparkir di sekitar rusak parah, menyebabkan banyak korban luka-luka.

Laporan itu mengutip dari penggalan video yang diduga berasal dari dalam pabrik yang meledak.

Sedangkan pemerintah daerah setempat yang dikutip media ini menyebutkan, hingga pukul 7 malam waktu Beijing, dipastikan ledakan menyebabkan 6 korban tewas, 30 korban luka berat dan beberapa korban lainnya mengalami luka ringan.

Namun, sejumlah warganet meragukan laporan yang dibeberkan aparat setempat.

Warganet bertanya-tanya sangat tidak mungkin hanya 6 orang tewas. Sedangkan ledakan yang terjadi sangat besar. Apalagi ledakan menimbulkan gempa di beberapa kabupaten.

“Mungkinkah hanya 6 korban tewas,” demikian pertanyaan warganet.  

Akan tetapi Kepolisian di provinsi Jiangsu memperingatkan kepada warganet terkait kegemparan ledakan di dunia maya Tiongkok. Pihak kepolisian meminta tidak berlebihan menyebutkan jumlah korban tewas maupun terluka, atau polisi akan menindak tegas.

Kesaksian warga yang tinggal di Kota Lian yun-gang menuturkan kepada Beijing Youth Daily bahwa pada 21 Maret sore waktu setempat, saat itu ia sedang membaca novel di tempat tidur.

Saksi mengungkapkan awalnya dia mendengar ledakan kecil, lalu disusul ledakan yang sangat keras. Akibatnya, kaca jendela rumah di sekitar tempat tinggalnya hancur, bahkan pintu rumah beberapa warga rusak akibat guncangan hebat dari ledakan itu.

Saksi mata itu mengaku  melihat empat orang dilarikan ke rumah sakit karena terluka akibat goresan pecahan kaca.

Sementara saksi mata lainnya mengatakan bahwa ada sekolah dan taman kanak-kanak di dekat lokasi kejadian. Dia menyebutkan terjadinya kepanikan hingga terdengar anak-anak menangis histeris.

[5]
Ledakan pabrik di Tiongkok (sosmed di RRT)

Liu jie, seorang blogger keuangan terkenal Tiongkok mengatakan unggaha tulisannya di internet, dia mengutip sumber internal, ledakan itu mungkin disebabkan oleh kesalahan operasional pekerja.

Dia menulis, Rumah Sakit di Kabupaten Xiangshui, Rumah Sakit Pengobatan Tradisional  Tiongkok dan Pusat Kesehatan Chen jia gang disesaki dengan pasien.

Warganet lainnya mengungkapkan, terdapat sejumlah korban luka di daerahnya, rumah-rumah di sekitar tampak hancur berantakan. Warganet ini menyebutkan telinga anak-anak mengalami gangguan akibat suara ledakan keras ini.

Sebuah Video yang dibagikan sesama warganet tampak mengerikan, banyak korban mengalami cedera serius!” Yang paling parah banyak anak-anak di sebuah sekolah dasar luka-luka akibat dampak ledakan. (jon/asr)

Video Rekomendasi :